Capaian Pembelajaran

Capaian pembelajaran (Learning outcome) mengacu pada profil, area kompetensi
dan memiliki kesetaraan dengan jenjang kualifikasi pada Kerangka Kualifikasi Nasional
Indonesia (KKNI) level 8. Berdasarkan pada pada lampiran Permenristekdikti No.44 tahun
2015, kompetensi atau rumusan capaian pembelajaran yang harus dicapai oleh peserta
program pendidikan dokter spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi meliputi
komponen sikap, keterampilan umum, keterampilan khusus dan pengetahuan dengan
penjelasan sebagai berikut:

  1. SIKAP
    • Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religious
    • Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan
      agama,moral dan etika
    • Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa,
      bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila  
    • Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki
      nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa
    • Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta
      pendapat atau temuan orisinal orang lain
    • Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat
      dan lingkungan
    • Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
    • Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik
    • Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara
      mandiri.
    • Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan
  2. KETRAMPILAN UMUM
    Lulusan Program Pendidikan Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi wajib memiliki keterampilan umum sebagai berikut :
    • Mampu bekerja di bidang penyakit paru dan pernapasan untuk permasalahan
      penyakit paru dan pernapasan yang kompleks, serta memiliki kompetensi sesuai
      standar kompetensi dokter paru Indonesia
    • Mampu membuat keputusan yang independen dalam menjalankan di bidang
      penyakit paru dan pernapasan berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis, kreatif,
      berbasis bukti (evidence-based) dan komprehensif
    • Mampu menyusun laporan hasil studi secara tesis yang hasilnya disusun dalam
      publikasi pada jurnal ilmiah profesi paru dan pernapasan yang terakreditasi yang
      diakui secara nasional
    • Mampu mengkomunikasikan hasil kajian yang bermanfaat bagi pengembangan
      profesi paru dan pernapasan dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan
      etika profesi kepada masyarakat umum melalui bentuk media
    • Mampu melakukan evaluasi secara kritis terhadap hasil kerja dan keputusan yang
      dibuat dalam melaksanakan pelayanan di bidang paru dan pernapaan baik oleh
      dirinya, sejawat atau sistem institusi
    • Mampu meningkatkan keahlian di bidang paru dan pernapasan melalui pelatihan
      dan pengalaman kerja dengan mempertimbangkan kemuktahiran bidang profesinya
      di tingkat nasional, regional dan internasional
    • Mampu meningkatkan mutu sumber daya bidang paru dan pernapasan untuk
      pengembangan program strategis organisasi
    • Mampu memimpin suatu tim kerja untuk memecahkan masalah baik pada bidang
      penyakit paru dan pernapasan, maupun masalah yang lebih luas dari bidang tersebut
    • Mampu bekerjasama dengan profesi lain yang sebidang maupun yang tidak
      sebidang dalam menyelesaikan masalah pekerjaan yang kompleks yang terkait
      dengan bidang penyakit paru dan pernapasan
    • Mampu mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan masyarakat profesi
      terkait dengan permasalahan paru dan pernapasan
    • Mampu bertanggungjawab atas pekerjaan dibidang paru dan pernapasan sesuai
      dengan kode etik profesinya
    • Mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran di bidang paru dan pernpasan
      secara mandiri
    • Mampu berkontribusi dalam evaluasi atau pengembangan kebijakan mutu
      pendidikan profesi atau pengembangan kebijakan nasional pada bidang paru dan
      pernapasan.
    • Mampu mendokumentasikan, menyimpan dan mengaudit, mengamankan dan
      menemukan kembali data dan informasi untuk keperluan pengembangan pelayanan
      di bidang paru dan pernapasan.
  3. KETRAMPILAN KHUSUS
    Keterampilan khusus merupakan keterampilan yang akan dicapai oleh peserta didik
    Program Studi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi agar dapat menjalankan peran
    lulusan yang tercakup dalam profil lulusan Spesialis Paru dan Pernapasan. Area
    Kompetensi yang akan dicapai mengacu pada Accreditation Council of Graduate Medical Education (ACGME) 2007 dan ditambah dengan area kompetensi pembelajaran dan pengajaran (learning and teaching) dan keterampilan melakukan penelitian. Dengan demikian, terdapat 9 area kompetensi yang merupakan standar minimal kompetensi lulusan yaitu kemampuan dalam:
    1. Pelayanan pasien (Patient care)
    2. Pengetahuan medis (Medical knowledge)
    3. Keterampilan prosedur medis (Medical procedural skill)
    4. Pembelajaran dan pengembangan berbasis praktik (Practice-based learning and
      improvement)
    5. Keterampilan hubungan interpersonal dan komunikasi (Interpersonal and
      communication skill)
    6. Profesionalisme (Profesionalism)
    7. Praktik berbasis sistem (System-based practice)
    8. Pengajaran dan pembelajaran (Teaching and learning)
    9. Riset dan teknologi informasi

Penjabaran kompetensi tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Pelayanan medis pasien (Patient care)
    • Mampu melakukan diagnosis dan prosedur diagnosis yang berkaitan dengan masalah kesehatan pasien
    • Mampu melakukan prosedur penatalaksanaan kesehatan secara komprehensif sesuai dengan standar operasional
    • Mampu melakukan edukasi terhadap pasien tentang penyakitnya, talaksana dan prognosis terhadap penyakit yang diderita pasien
    • Mampu melakukan tidakan preventif dan rehabilitatif terhadap penyakit yang diderita pasien 
  2.  Area Pengetahuan Medis (Medical knowledge)
    • Menunjukkan kemampuan investigasi dan melakukan pendekatan klinis secara ilmiah sesuai dengan kebutuhan dan berhubungan dengan hasil pemeriksaan
    • Mampu mengintegrasikan ilmu biomedik, epidemiologi klinik, farmakologi klinik,
      dan pulmonologisosial secara ilmiah serta aplikasinya dalam pemeriksaan maupun
      terapi
    • Mampu menganalisis hasil pemeriksaan klinis dan penunjang medis di bidang
      pulmonologi dan kedokteran respirasi
  3. Keterampilan prosedur medis (Medical procedural skills)
    • Mengetahui prinsip kerja alat diagnostik dan terapiutik yang digunakan dan
      mengetahui pengoperasian alat tersebut
    • Mengetahui indikasi dan kontraindikasi suatu pemeriksaan, sehingga dapat
      membuat keputusan untuk melakukan atau tidak melakukan pemeriksaan
    • Melakukan pemeriksaan sesuai dengan standar operasional pemeriksaan
    • Mengatasi penyulit/ komplikasi yang dapat terjadi akibat tindakan maupun terapi,
      serta dapat mengatasinya baik secara mandiri maupun bekerjasama dengan profesi
      lain terkait
    • Memonitor dan mengevaluasi hasil terapi
    • Membuat laporan hasil pemeriksaan sesuai standar
    • Mengajurkan langkah-langkah tindak lanjut atau pemeriksaan lain guna membuat
      penatalaksanaan selanjutnya
  4. Pembelajaran dan pengembangan berbasis praktik (Practiced based learning and
    improvement)
    • Mempelajari dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang sudah ada maupun ilmu
      pengetahuan yang baru melalui praktik langsung terhadap pasien
    • Mempelajari segala jenis kasus penyakit paru yang ada selama menjalani
      pendidikan untuk dijadikan pengalaman
    • Mempraktikkan belajar sepanjang hayat.
    • Mengembangkan pengetahuan ba
  5. Area keterampilan hubungan interpersonal dan komunikasi (Interpersonal and
    communication skill)
    • Menciptakan dan mempertahankan hubungan antar dokter dan pasien sesuai etika mencapai pemecahan masalah kesehatan yang terbaik demi kepentingan pasien
    • Memahami fungsi wawancara, penggunaan data untuk menegakkan diagnosis dan
      penentuan terapi
    • Menggunakan keterampilan menganalisis data secara efektif dan mengambil
      kesimpulan, serta mempunyai keterampilan melakukan konsultasi
    • Melibatkan pasien/ keluarga pasien dalam menentukan pemilihan jenis
      pemeriksaan atau rencana terapi
    • Menjalin komunikasi dan kerjasama dengan pihak lain, baik sebagai anggota atau
      pimpinan pelayanan kesehatan atau kelompok profesional lain
    • Menerapkan mawas diri
    • Mempraktikkan belajar sepanjang hayat
    • Mengembangkan pengetahuan baru
  6. Area Profesionalisme (Profesionalisme)
    • Memiliki sikap profesional
    • Berperilaku profesional dalam bekerjasama dalam Tim Pelayanan Kesehatan
    • Melakukan praktek kedokteran dalam masyarakat multikultural di Indonesia
    • Memenuhi aspek medikolegal dalam praktik kedokteran
    • Menerapkan keselamatan pasien dalam praktik kedokteran
  7. Praktik berbasis sistem (System based Practice)
    • Mampu bekerjasama dengan pengelola dan pemberi pelayanan kesehatan lain untuk
      menilai, mengkoordinasi, memperbaiki pelayanan kesehatan di bidang pulmonologi
      dan ilmu kedokteran respirasi
    • Memberikan usulan pemilihan pemeriksaan penunjang lanjutan yang paling tepat
      berdasarkan prinsip kendali mutu, kendali biaya, manfaat dan keadaan pasien
    • Merujuk ke pusat pelayanan yang memiliki fasilitas lebih baik bila diperlukan
    • Merencanakan dan melaksanakan pendidikan kesehatan dalam rangka promosi
      kesehatan dalam bidang paru dan kedokteran respirasi khususnya deteksi dini
      penyakit ditingkat individu, keluarga dan masyarakat
    • Bekerjasama dengan profesi dan sektor lain dalam menyelesaikan masalah
      kesehatatan dengan mempertimbangkan kebijakan kesehatan pemerintah, termasuk
      antisipasi terhadap timbulnya new emerging , emerging and re-emerging diseases
    • Menjalankan fungsi manajerial (berperan sebagai pemimpin, pemberi informasi dan
      pengambilan keputusan khususnya dibidang paru dan kedokteran respirasi)
    • Mengelola fasilitas, sarana dan prasarana dibidang paru dan kedokteran respirasi
      yang tersedia
  8. Area Pengajaran dan Pembelajaran (Teaching and learning)
    • Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi dan seni didalam bidang
      keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya
      inovatif dan teruji
    • Mampu memecahkan masalah ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni didalam
      bidang keilmuannya melalui pendekatan inter atau multidisipliner
    • Mampu berperan sebagai pembimbing
  9. Riset dan Teknologi Informasi
    • Mampu mengembangkan rencana riset atau solusi untuk mengatasi masalah
      dibidang pulmonologi dan kedokteran respirasi
    • Mampu memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di
      dalam keilmuannya melalui pendekatan inter, multi, dan transdisipliner
    • Mampu mengelola, memimpin dan mengembangkan riset yang mendapat
      pengakuan nasional dan/atau internasional