Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id – Dalam sebuah langkah solidaritas dan kepedulian terhadap dampak serius dari kebakaran hutan, tanggal 3 September 2023 Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan menjadi saksi atas sebuah kegiatan bakti sosial yang luar biasa. Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (FK ULM) – RSUD Ulin Banjarmasin bekerjasama dengan UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Pusat Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan Dinas Kesehatan Kalsel. Juga didukung oleh IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Kalsel, PPDI (Persatuan Dokter Paru Indonesia), dan Ikatan Residen Ilmu Kesehatan Anak (IKARES IKA) Kalsel telah berkolaborasi untuk menyelenggarakan pengobatan massal dan memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat yang terkena dampak buruk kabut asap akibat kebakaran hutan.
Dalam upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak, total sebanyak 42 orang berkolaborasi menggelar kegiatan bakti sosial dan pengobatan massal. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan perawatan medis kepada masyarakat yang memerlukan, memberikan edukasi kesehatan, dan mempererat tali persaudaraan antar sesama.
Kegiatan ini dilaksanakan pada t3 September 2023, dimulai pukul 07.00 WITA, di salah satu rumah warga di lingkungan RT 006 RW 01, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Sasaran utama adalah seluruh masyarakat yang tinggal di wilayah lingkungan Desa Gunung Raja Tambang Ulang Tanah Laut Kecamatan Bati-Bati.
Kegiatan dimulai dengan persiapan keberangkatan pada pukul 06.00 pagi, di mana para peserta berkumpul di depan Gedung Dahlia RSUD Ulin Banjarmasin. Perjalanan ke lokasi dilakukan dengan menggunakan transportasi darat, yang memakan waktu hingga pukul 08.30 WITA.
Setibanya di lokasi, para peserta melakukan briefing dan persiapan sebelum acara utama dimulai. Acara ini dihadiri oleh perwakilan beberapa elemen, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi (Kadinkesprov) Kalimantan Selatan, Ketua PDPI Cabang Kalimantan Selatan, Kepala Desa di Kecamatan Bati-Bati, dan dokter yang akan memberikan pelayanan kesehatan.
Acara dimulai dengan sambutan dari perwakilan berbagai elemen, yang mengungkapkan apresiasi mereka terhadap kegiatan ini dan harapan mereka untuk kesehatan masyarakat setempat. Sambutan ini disampaikan oleh Kadinkes Provinsi Kalimantan Selatan, Ketua PDPI Cabang Kalimantan Selatan, dan Kepala Desa di Kecamatan Bati-Bati. Sambutan dari ini memberikan semangat kepada semua peserta untuk menjalankan kegiatan dengan penuh dedikasi.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan doa, yang dipimpin oleh dr. Ramanda. Doa ini menjadi ungkapan harapan dan doa bersama untuk kesuksesan kegiatan ini, serta kesembuhan bagi mereka yang memerlukan perawatan.
Peserta pengobatan massal memberikan pelayanan medis kepada masyarakat
Pukul 09.40 WITA, pengobatan massal dimula. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 200 masyarakat yang membutuhkan bantuan. Para peserta dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin, yang terdiri dari mahasiswa Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Paru dan Dokter Spesialis, memberikan pelayanan medis secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. Mereka juga memberikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan paru-paru dan saluran napas.
Pengobatan massal ini mencakup berbagai jenis pelayanan medis, termasuk diagnosa dan perawatan penyakit pernapasan, pemeriksaan paru-paru, serta rekomendasi pengobatan dan perawatan lebih lanjut. Selain itu, para peserta juga memberikan informasi tentang bahaya merokok bagi kesehatan dan cara menghentikan kebiasaan merokok.
Setelah selesai pelayanan medis, seluruh peserta dan masyarakat setempat bersama-sama mengikuti acara Ishoma (istirahat dan makan siang) pada pukul 12.00 WITA. Acara ini memberikan kesempatan untuk berinteraksi lebih lanjut antara peserta dan masyarakat, menciptakan suasana yang lebih akrab dan penuh kehangatan.
Pukul 13.00 WITA, setelah Ishoma selesai, para peserta memulai perjalanan pulang. Meskipun acara utama telah berakhir, semangat dan dampak positif dari kegiatan ini masih terasa kuat.
Manfaat dari kegiatan bakti sosial ini sangat signifikan. Pertama, masyarakat yang terdampak oleh kabut asap kebakaran hutan mendapatkan perawatan medis secara gratis, sehingga mereka dapat memulihkan kesehatan mereka. Kedua, penyuluhan kesehatan memberikan informasi penting tentang cara menjaga kesehatan paru-paru dan saluran napas, yang dapat membantu masyarakat untuk menghindari dampak buruk dari polusi udara dan merokok. Ketiga, kegiatan ini membantu mempererat tali persaudaraan dan solidaritas di antara peserta dan masyarakat setempat, menciptakan ikatan sosial yang lebih kuat.
Ini adalah langkah yang sangat penting dalam memperjuangkan kesehatan masyarakat dan mengatasi dampak serius dari kebakaran hutan. Kita semua dapat belajar dari semangat dan dedikasi para peserta yang tidak hanya memberikan perawatan medis tetapi juga harapan dan kasih sayang kepada mereka yang memerlukan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi. (mnr/ihn)
Nama Penulis : Muhammad Naufal Rusman A.md.Kom
Program Studi : Pulmonologi
Nama Editor : Ihya Hazairin Noor
Tanggal Penulisan : 5 September 2023




