Kategori: Berita Departemen

  • Departemen Pulmonologi Raih Prestasi di Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023

    Departemen Pulmonologi Raih Prestasi di Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id –  Hari Rabu, Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin merayakan keberhasilan mereka dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Antar Unit / Bidang di Lingkungan RSUD Ulin Banjarmasin Tahun 2023. Acara puncak sosialisasi dan penganugerahan pemenang kompetisi ini berlangsung di Auditorium Gedung Ulin Tower Lantai 8, menjadi momen bersejarah yang mengangkat prestasi inovatif dalam bidang kesehatan.

    Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin berhasil memenangkan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Antar Unit Tahun 2023, meraih tempat tertinggi dalam bidang inovasi kesehatan. Mereka mempresentasikan dua inovasi cemerlang: “LAMANG ULIN (Lung cAncer MANaGement)” dan “MODIFIKASI PENGAWASAN MINUM OBAT DENGAN TAKTIS (Telekonferensi Atasi TuberKulosIS)”.

    Penyerahan Juara ketiga kepada Kelompok pertama “LAMANG ULIN (Lung cAncer MANaGement)”

    Kelompok pertama, dengan inovasi “LAMANG ULIN (Lung cAncer MANaGement),” berhasil mendapatkan juara ketiga dalam kompetisi ini. Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemantauan terapi bagi pasien kanker paru-paru, sebuah tantangan yang sangat serius mengingat tingginya tingkat prevalensi kanker paru-paru di Indonesia. RSUD Ulin Banjarmasin adalah pusat rujukan utama untuk kasus kanker di Kalimantan Selatan, dan inovasi ini memberikan solusi yang dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan. Kelompok ini mendapatkan nilai akhir inovasi sebesar 7265.

    Inovator-inovator yang Terlibat:

    • dr. Haryati, Sp.P(K). Onk, FISR, FAPSR
    • dr. Erna Kusumawardhani, Sp.P(K). Onk, FISR
    • dr. Dewita Rahmantisa Putri
    • dr. Elok Hikmatun Nikmah

    Penyerahan Juara harapan kedua  kepada Kelompok kedua “MODIFIKASI PENGAWASAN MINUM OBAT DENGAN TAKTIS (Telekonferensi Atasi TuberKulosIS),”

    Kelompok kedua, dengan inovasi “MODIFIKASI PENGAWASAN MINUM OBAT DENGAN TAKTIS (Telekonferensi Atasi TuberKulosIS),” berhasil meraih juara harapan kedua dalam kompetisi ini. Inovasi ini bertujuan untuk mengatasi masalah serius yang terkait dengan tuberkulosis (TB) di Kota Banjarmasin, yang memiliki kasus TB terbanyak di Provinsi Kalimantan Selatan. Upaya ini mendukung peningkatan kepatuhan minum obat, mengurangi kasus resistensi obat TB, dan mengatasi kendala sosial-ekonomi yang dihadapi oleh pasien TB dan keluarganya. Kelompok ini meraih nilai akhir inovasi sebesar 7082.

    Inovator-inovator yang Terlibat:

    • Dr. dr. Mohamad Isa, Sp.P(K), FISR, FAPSR
    • dr. Ira Nurrasyidah, Sp.P(K), FAPSR, FISR
    • dr. Fidya Rahmadhany Arganita

    Selain penghargaan dalam kompetisi utama, kedua kelompok ini juga bersaing dalam kategori tambahan seperti “Best Video” dan “Best Presentasi.” Dalam kategori “Best Video,” Kelompok Pertama “LAMANG ULIN (Lung cAncer MANaGement)” berhasil mendapatkan nilai 500 dengan peringkat ketiga, sementara Kelompok Kedua “MODIFIKASI PENGAWASAN MINUM OBAT DENGAN TAKTIS (Telekonferensi Atasi TuberKulosIS)” mendapatkan nilai 487 dengan peringkat kelima. Dalam kategori “Best Presentasi,” Kelompok Pertama “LAMANG ULIN (Lung cAncer MANaGement)” meraih nilai 1470 dengan peringkat keempat, dan Kelompok Kedua “MODIFIKASI PENGAWASAN MINUM OBAT DENGAN TAKTIS (Telekonferensi Atasi TuberKulosIS)” berhasil meraih nilai 1474 dengan peringkat ketiga.

    Inovasi yang telah dipresentasikan oleh Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin telah membawa dampak positif pada pelayanan kesehatan di Kota Banjarmasin. Masyarakat dapat berharap akan adanya peningkatan kualitas layanan kesehatan, pemantauan terapi yang lebih efektif bagi pasien kanker paru-paru, serta upaya pencegahan resistensi dan eradicating tuberkulosis yang lebih baik.

    Penganugerahan penghargaan ini merupakan awal dari era baru dalam pelayanan kesehatan di Kota Banjarmasin. Ini adalah bukti nyata bahwa upaya inovasi dalam bidang kesehatan dapat menghasilkan perubahan positif yang signifikan dalam kehidupan masyarakat. Kita patut berbangga dengan RSUD Ulin Banjarmasin dalam memimpin upaya inovasi pelayanan kesehatan. Kami berharap bahwa inovasi-inovasi ini akan segera diimplementasikan untuk kebaikan seluruh masyarakat dan menjadi contoh bagi rumah sakit dan lembaga kesehatan lainnya.

    Acara penganugerahan ini juga merupakan pengakuan atas dedikasi dan kerja keras seluruh tim medis dan inovator yang terlibat dalam pengembangan inovasi-inovasi ini. Mereka telah berperan penting dalam menciptakan solusi kesehatan yang berdampak positif bagi masyarakat. Inovasi-inovasi ini bukan hanya penghargaan bagi tim medis RSUD Ulin Banjarmasin, tetapi juga harapan untuk masa depan yang lebih cerah dalam pelayanan kesehatan.

    Dengan demikian, penganugerahan ini bukanlah akhir dari perjalanan inovasi, tetapi awal dari babak baru dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Banjarmasin. Kita dapat bersama-sama berharap bahwa inovasi-inovasi ini akan terus berkembang dan diterapkan secara luas untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Masa depan yang lebih sehat dan cerah sedang mengintip di balik cakrawala, dan ini adalah langkah awal yang sangat positif.(mnr/ihn).

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman, A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor
    Tanggal Penulisan    : 9 November 2023

  • PIR Banjarmasin 2023: Kemajuan Terkini Penyakit Paru dan Keadaan Darurat

    PIR Banjarmasin 2023: Kemajuan Terkini Penyakit Paru dan Keadaan Darurat

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id – Pada tanggal 4 – 5  November 2023, Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi KF ULM – RSUD Ulin Banjarmasin dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Kalimantan Selatan dengan bangga menyelenggarakan Pertemuan Ilmiah Respirasi Banjarmasin 2023 (PIR Banjarmasin 2023) yang diselenggarakan di Hotel Tree Park Banjarmasin. Acara ini merupakan sebuah tradisi tahunan yang diadakan oleh PDPI Cabang Kalimantan Selatan dan merupakan platform seminar simposium yang menarik. Acara ini menawarkan kesempatan bagi para profesional medis untuk menggali pembaruan terbaru dalam bidang kedokteran paru.

    Tema utama acara ini adalah “Recent Advancements in Pulmonary Diseases and Emergencies” yang mencerminkan komitmen untuk menghadirkan topik terkini dan penting dalam ilmu kedokteran paru kepada para peserta. Selama dua hari penuh, acara ini melibatkan pemateri yang berpengalaman di bidangnya, berbagi pengetahuan dan wawasan yang berharga.

    Suasana kegiatan simposium PIR Banjarmasin 2023

    Hari pertama, Sabtu tanggal 4 November, dimulai dengan sesi registrasi yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendaftar dan bersiap mengikuti acara serta dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan resmi.

    Sesi I: Occupational Pulmonary Disease
    Pembahasan “Occupational Pulmonary Disease” dalam sesi ini, dr. Normawati, Sp.P, membahas dampak kesehatan pernapasan akibat polusi udara dalam dan luar ruangan. Selanjutnya, dr. Isa Ansori, Sp.P(K), FISR, FAPSR, membahas dampak pernapasan akibat kebakaran hutan dan strategi pencegahan serta pengelolaannya.

    Sesi II: Pulmonary Infection
    Sesi II fokus pada “Pulmonary Infection” dr. M. Rudiannor, Sp.P, memberikan pembaruan mengenai diagnosis dan pengelolaan tuberkulosis, penyakit infeksi paru yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai negara. Selanjutnya, Dr. dr. Mohamad Isa, Sp.P(K), FISR, FAPSR, membahas pneumonia berat dan Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS), dua kondisi yang memerlukan penanganan yang cermat.

    Setelah sesi II, peserta memiliki kesempatan untuk istirahat sejenak dan mengunjungi pameran yang dibuka selama acara. Pameran ini memperkenalkan berbagai produk dan layanan terkait kesehatan paru-paru, yang merupakan tambahan penting dalam pembaruan ilmu kedokteran.

    Sesi III: Obstruction Airway Disease
    Sesi III, yang merupakan bagian terakhir dari hari pertama, membahas “Obstruction Airway Disease” dr. Ali Assagaf, Sp.P(K), FISR, FAPSR, membahas implementasi Budesonide-Formoterol sebagai pengobatan yang disukai untuk merawat asma secara lebih baik. dr. Yulia Kartina, Sp.P, membahas manfaat inisiasi awal dosis tinggi (Inhaled Corticosteroids) ICS dalam pengelolaan eksaserbasi asma. Ini adalah langkah penting dalam meningkatkan kualitas perawatan pasien dengan asma.

    Acara hari pertama diakhiri dengan makan siang dan waktu untuk berdoa, memberikan kesempatan kepada peserta untuk merenungkan dan mendiskusikan pengetahuan yang baru saja mereka peroleh.

    Hari kedua, Minggu tanggal 5 November, dimulai dengan re-registrasi, yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk mempersiapkan diri mereka untuk sesi berikutnya. Pembukaan hari kedua simposium dilakukan dengan penuh semangat, menandai awal dari rangkaian sesi yang tidak kalah menarik.

    Sesi I: Oncology
    Sesi pertama hari kedua adalah “Oncology” yang membahas pembaruan terbaru dalam skrining dan diagnosis kanker paru-paru. dr. Erna Kusumawardhani, Sp.P(K).Onk, FISR, memberikan wawasan mengenai topik ini, yang menjadi semakin penting dalam upaya pencegahan dan pengobatan kanker paru-paru. dr. Haryati,Sp.P(K).Onk, FISR, FAPSR, membahas strategi baru dalam pengobatan kanker paru-paru, yang telah mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

    Sesi II: Interventional Pulmonology
    Sesi II membahas “Interventional Pulmonology” dr. Ira Nurrasyidah, Sp.P(K) FISR FAPSR, membahas peran intervensi pulmonologi dalam penyakit pleura, yang seringkali memerlukan tindakan medis yang spesifik. dr. Amalia Santang, Sp.P, memberikan panduan tentang cara menangani hemoptisis di unit gawat darurat (UGD), sebuah situasi yang memerlukan tindakan cepat dan tepat.

    Sesi III: Obstruction Airway Disease
    Sesi III hari kedua kembali membahas “Obstruction Airway Disease.” Dr. dr. Susanthy Djajalaksana, Sp.P(K), FISR, seorang Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Konsultan yang aktif melayani pasien di RS Hermina Tangkubanprahu, menjadi salah satu pemateri utama. Dr. Susanthy membahas upaya mengatasi beban Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) melalui Strategi GOLD, yang telah menjadi pedoman penting dalam manajemen penyakit ini. Informasi yang sangat berharga juga disampaikan oleh dr. Aisyah Radiyah, Sp.P, yang membahas bukti-bukti terkini mengenai kombinasi tetap Flutikason Fuorate/Umeclidinium/Vilanterol untuk pengobatan PPOK, memberikan opsi lebih baik bagi pasien yang menderita penyakit ini.

    Acara akhirnya ditutup dengan upacara penutupan pada pukul 12.00, di mana para pemimpin acara memberikan kesimpulan dari simposium ini. Mereka menekankan pentingnya kerja sama antarprofesional medis dalam upaya meningkatkan pelayanan respirologi yang lebih baik. Para pemimpin acara juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung PIR Banjarmasin 2023, termasuk sponsor, panitia pelaksana, dan peserta.

    Lomba poster edukasi antar PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM.

    Selama acara, juga diadakan lomba poster edukasi antar PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM. Inisiatif ini adalah cara yang baik untuk mendorong para pelajar kedokteran untuk berpartisipasi aktif dalam penelitian dan berbagi temuan mereka dalam lingkungan akademik yang mendukung.

    Hari terakhir PIR Banjarmasin 2023 juga menyuguhkan kejutan dengan adanya doorprize. Hadiah-hadiah menarik seperti headset, logam mulia, dan doorprize utama berupa Smartphone, untuk memberikan dorongan ekstra bagi peserta untuk berpartisipasi aktif selama acara.

    PIR Banjarmasin 2023 adalah bukti nyata komitmen Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi KF ULM – RSUD Ulin Banjarmasin dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Kalimantan Selatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kualitas pelayanan kesehatan paru di wilayah tersebut. Semoga acara ini terus menjadi sebuah titik terang bagi perkembangan ilmu kedokteran paru di Indonesia.

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman, A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor
    Tanggal Penulisan    : 7 November 2023

  • Inovasi Pelayanan Publik 2023: Departemen Pulmonologi Hadirkan Solusi Kesehatan Terobosan

    Inovasi Pelayanan Publik 2023: Departemen Pulmonologi Hadirkan Solusi Kesehatan Terobosan

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id – Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin telah berhasil mempresentasikan inovasi cemerlang mereka dalam kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023 Antar Unit/Bidang. Acara ini berlangsung pada tanggal 25 September 2023 di aula lantai 8 Gedung Ulin Tower RSUD Ulin Banjarmasin.

    Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023, yang diselenggarakan oleh RSUD Ulin Banjarmasin, menarik perhatian dengan peserta-peserta berbakat dari berbagai bidang dan unit. Ketentuan kompetisi ini mengharuskan pengumpulan proposal inovasi paling lambat pada tanggal 20 Juli 2023 ke Bidang Diklat RSUD Ulin Banjarmasin.

    Dalam acara yang penuh semangat ini, dua kelompok dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi berhasil mempresentasikan solusi inovatif mereka yang berpotensi mengubah paradigma pelayanan kesehatan di Kota Banjarmasin dan sekitarnya.

    Kelompok Pertama: LAMANG ULIN (Lung cAncer MANaGement)

    Kelompok Pertama mempresentasikan inovasinya

    Kelompok pertama memperkenalkan inovasi mereka dengan judul “LAMANG ULIN (Lung cAncer MANaGement)”. Melihat bahwa jumlah penderita kanker paru-paru di Indonesia mencapai 8.8%, dan RSUD Ulin Banjarmasin sebagai pusat rujukan utama untuk kanker di Kalimantan Selatan dengan jumlah pasien baru mencapai 150-200 pasien tiap tahun, oleh karenanya hal ini memerlukan pemantauan terapi yang lebih efektif bagi pasien. Pasien juga mengeluhkan lamanya antrian saat menunggu pelayanan di poli onkologi toraks.

    Latar Belakang

    Kanker paru-paru merupakan masalah serius di Indonesia dengan tingkat prevalensi mencapai 8.8%. RSUD Ulin Banjarmasin berperan sebagai pusat rujukan utama kanker di Kalimantan Selatan, menghadapi tantangan besar dengan jumlah pasien baru mencapai 150-200 pasien setiap tahun. Salah satu masalah yang dihadapi adalah lamanya waktu yang dibutuhkan oleh pasien untuk kontrol di RSUD Ulin, yang menyulitkan pemantauan terapi yang tepat.

    Inovator yang Terlibat

    • dr. Haryati, Sp.P(K). Onk, FISR, FAPSR
    • dr. Erna Kusumawardhani, Sp.P(K). Onk, FISR
    • dr. Dewita Rahmantisa Putri
    • dr. Elok Hikmatun Nikmah

    Inovasi yang ditawarkan dari LAMANG ULIN adalah:

    1. Lung Care Konsultasi Online: Memberikan pasien akses ke informasi tepat tentang tatalaksana dan perkembangan penyakit paru-paru tanpa harus pergi ke rumah sakit. Pasien dapat menghubungi nomor khusus layanan konsultasi yang dibagikan kepada pasien onkologi toraks.
    2. Pojok Berhenti Merokok: Melakukan edukasi dan advokasi tentang bahaya merokok, mengurangi paparan rokok untuk menghindari progresivitas penyakit kanker paru, dan membantu pasien onkologi toraks untuk berhenti merokok. Layanan ini akan selalu ditawarkan kepada pasien onkologi toraks yang merokok. dengan nomor hotline: 0811- 5165-656.
    3. L-web: Mempermudah pasien saat kontrol dengan cara tidak perlu membawa hasil pemeriksaan dari awal, mempermudah dokter dalam pemantauan perkembangan penyakit pasien, serta menjadi sarana penelitian yang akan digunakan untuk kemajuan penelitian RSUD Ulin.

    Kelompok Kedua: Modifikasi Pengawasan Minum Obat dengan TAKTIS (Telekonferensi Atasi TuberKulosIS)

    Kelompok Kedua mempresentasikan inovasinya

    Kelompok kedua menghadirkan inovasi dengan judul “Modifikasi Pengawasan Minum Obat dengan TAKTIS (Telekonferensi Atasi TuberKulosIS) Sebagai Upaya Mencegah Resistensi dan Eradikasi Tuberkulosis (TB)”. Mereka merespons fakta bahwa Indonesia adalah negara dengan beban TB tertinggi kedua di dunia dan Kota Banjarmasin memiliki kasus terbanyak, yaitu 37% dari total kasus di Provinsi Kalimantan Selatan. Meningkatnya kasus resistensi obat menjadi tantangan serius, dan kelompok ini mencari cara untuk meningkatkan kepatuhan minum obat, mengurangi beban pengobatan TB resisten, serta mengatasi kesulitan yang timbul akibat tingkat pendidikan dan ekonomi pada pasien dan keluarga.

    Latar Belakang

    Tuberkulosis (TB) tetap menjadi ancaman serius di Indonesia, dengan 1,6 juta kematian yang disebabkan oleh penyakit ini. Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara dengan beban TB tertinggi di dunia, dan Kota Banjarmasin memiliki kasus terbanyak, yaitu 9278 kasus (37%) dari total kasus di Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah peningkatan kasus resistensi obat TB, yang membutuhkan pengawasan minum obat yang lebih ketat. Tingkat pendidikan dan ekonomi yang rendah pada beberapa pasien dan keluarga mereka juga menjadi hambatan dalam pengelolaan TB.

    Inovator yang Terlibat

    • Dr. dr. Mohamad Isa, Sp.P(K), FISR, FAPSR
    • dr. Ira Nurrasyidah, Sp.P(K), FAPSR, FISR
    • dr. Fidya Rahmadhany Arganita

    Inovasi yang ditawarkan dari TAKTIS adalah:

    1. Pengawasan Minum Obat melalui WhatsApp: Petugas TB di RSUD Ulin menerima laporan melalui pesan WhatsApp berupa foto minum obat, tanggal, dan jam minum obat.
    2. Pemberian Reward Pengobatan: Pasien yang patuh dalam minum obat diberikan reward berupa poin. Poin ini dapat diakumulasi dalam satu bulan dan ditukarkan dengan reward uang tunai atau elektronik.
    3. Validasi Data: Data pelaporan diverifikasi oleh petugas melalui aplikasi Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB).

    Inovasi yang dibawakan oleh kedua kelompok ini telah membuka jalan untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik dan efektif di RSUD Ulin Banjarmasin. Semangat inovatif yang ditunjukkan oleh tim medis ini patut diacungi jempol, dan harapan kita adalah inovasi-inovasi tersebut dapat segera diterapkan untuk kebaikan seluruh masyarakat. Era baru dalam kesehatan telah tiba di Kota Banjarmasin!(mnr/ihn).

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor
    Tanggal Penulisan    : 27 September 2023

  • Warga Tala Terpapar Asap, Posko Kesehatan Bersama Dokter Spesialis Kalsel

    Warga Tala Terpapar Asap, Posko Kesehatan Bersama Dokter Spesialis Kalsel

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id – Kabut asap merupakan bencana yang sering terjadi di Pulau Sumatera dan Kalimantan, yang biasanya diakibatkan karena kebakaran hutan.  Kabut asap ini juga terus-menerus menyelubungi Desa Gunungraja, Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan belakangan ini.

    Kondisi ini tentu memunculkan keprihatinan serius di kalangan berbagai pihak. Oleh karena itu, upaya penanganan dan pemantauan terhadap kabut asap ini menjadi sangat penting untuk mengurangi risiko dan melindungi wilayah tersebut.

    Secara bersama-sama mereka turun ke Gunungraja, Minggu (3/9/2023). Mereka mendirikan tenda pelayanan kesehatan untuk warga Gunungraja dan sekitarnya yang terdampak kabut asap kebakaran lahan.

    Pantauan di lokasi, tenda layanan kesehatan tersebut didirikan di halaman rumah warga (alm H Mikdad) di lingkungan RT 006/01.

    Letaknya di sisi kiri jalan raya A Yani (dari arah Pelaihari), persis sebelum jembatan besi perbatasan dengan Desa Benuaraya, Kecamatan Batibati.

    Lingkungan permukiman di RT 006 tersebut berjauhan dengan RT-RT lainnya di Gunungraja. Namun berdekatan dengan permukiman di Benuaraya. Karena itu warga yang berdatangan ke lokasi pelayanan juga banyak dari Benuaraya.

    Ada dua tenda besar yang didirikan. Satu tenda menjadi tempat pendaftaran sekaligus tempat penyuluhan kesehatan.

    Lalu, satu tenda besar lainnya untuk pelayanan pemeriksaan kesehatan. Kemudian tempat pengambilan resep obat-obatan memanfaatkan teras kos-kosan setempat.

    Kegiatan tersebut digagas Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, bekerjasama dengan UPTD Pusat Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan Dinas Kesehatan Kalsel. Juga didukung oleh IDI Kalsel, PPDI (Persatuan Dokter Paru Indonesia), dan RSU Ulin Banjarmasin.

    Warga cukup antusias dan pada semua klaster usia. Ada yang datang bersama anak karena sama-sama mengalami gangguan kesehatan seperti batuk, radang tenggorokan, mata memerah, dan lainnya.

    Ketua Panitia Pelaksana sekaligus ketua PPDI Kalsel dr Isa Ansori menuturkan kegiatan tersebut merupakan pengabdian masyarakat sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi kekinian di kawasan Gunungraja yang kerap terpapar asap dampak karhutla.

    “Kami memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang datang ke lokasi agar mengetahui dampak karhutla terhadap kesehatan. Sekaligus kami memberikan pelayanan kesehatan seperti ISPA, penyakit mata, miningitis,” sebutnya.

    Ia mengatakan apabila karhutla yang dibarengi kabut asap berlangsung lama dan berulang pada tahun berikutnya, dikhawatirkan warga bakal terkena kanker paru. “Ini yang perlu diwaspadai, karena itu kami melakukan penyuluhan,” tandas Isa.

    Dikatakannya, cukup banyak dokter yang turut turun seperti dokter spesialis paru, spesialis anak, spesialis penyakit  dalam. Termasuk dokter yang sedang menjalani pendidikan spesialis paru, anak, dan penyakit dalam.

    Kepala UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan dr Swi Wahyuni mengatakan kegiatan tersebut merupakan kerjasama pihaknya bersama perkumpulan spesialis dokter paru, anak, penyakit dalam. 

    “Mudah-mudahan kegiatan ini dapat kami lanjutkan ke kabupaten lain yang memiliki potensi penyakit ISPA maupun pneumonia, yang merupakan dampak asap karhutla. Mudahan warga dapat merasakan manfaat kegiatan yang kami laksanakan,” sebutnya.

    Ia menyebutkan saat ini kasus ISPA tertinggi di Kalsel yakni di Kota Banjarbaru dengan 19 ribu kasus. Lalu di Kabupaten Banjar 14 ribu kasus dan di Tala 13 ribu kasus. Ini data sejak Januari hingga Juli 2023 (mnr/ihn).

    Berita ini telah dipublikasikan oleh media massa Banjarmasin Post pada link https://banjarmasin.tribunnews.com/2023/09/03/warga-tala-terpapar-asap-dokter-spesialis-bersama-uptd-pelayanan-krisis-kalsel-buka-posko-kesehatan dan disadur untuk keperluan arsip berita dan penyebarluasan infromasi terkait. Tidak ada sediktpun maksud atau tujuan melanggar hak cipta sumber asil tulisan. Penyuntingan dilakukan tanpa mengubah maksud dan tujuan tulisan asli.

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor
    Tanggal Penulisan  : 7 September 2023

  • Bakti Sosial Kebakaran Hutan di Kecamatan Bati-bati

    Bakti Sosial Kebakaran Hutan di Kecamatan Bati-bati

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id – Dalam sebuah langkah solidaritas dan kepedulian terhadap dampak serius dari kebakaran hutan, tanggal 3 September 2023 Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan menjadi saksi atas sebuah kegiatan bakti sosial yang luar biasa. Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (FK ULM) – RSUD Ulin Banjarmasin  bekerjasama dengan UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Pusat Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan Dinas Kesehatan Kalsel. Juga didukung oleh IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Kalsel, PPDI (Persatuan Dokter Paru Indonesia), dan Ikatan Residen Ilmu Kesehatan Anak (IKARES IKA) Kalsel telah berkolaborasi untuk menyelenggarakan pengobatan massal dan memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat yang terkena dampak buruk kabut asap akibat kebakaran hutan.

    Dalam upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak, total sebanyak 42 orang berkolaborasi menggelar kegiatan bakti sosial dan pengobatan massal. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan perawatan medis kepada masyarakat yang memerlukan, memberikan edukasi kesehatan, dan mempererat tali persaudaraan antar sesama.

    Kegiatan ini dilaksanakan pada t3 September 2023, dimulai pukul 07.00 WITA, di salah satu rumah warga di lingkungan RT 006 RW 01, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Sasaran utama adalah seluruh masyarakat yang tinggal di wilayah lingkungan Desa Gunung Raja Tambang Ulang Tanah Laut Kecamatan Bati-Bati.

    Kegiatan dimulai dengan persiapan keberangkatan pada pukul 06.00 pagi, di mana para peserta berkumpul di depan Gedung Dahlia RSUD Ulin Banjarmasin. Perjalanan ke lokasi dilakukan dengan menggunakan transportasi darat, yang memakan waktu hingga pukul 08.30 WITA.

    Setibanya di lokasi, para peserta melakukan briefing dan persiapan sebelum acara utama dimulai. Acara ini dihadiri oleh perwakilan beberapa elemen, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi (Kadinkesprov) Kalimantan Selatan, Ketua PDPI Cabang Kalimantan Selatan, Kepala Desa di Kecamatan Bati-Bati, dan dokter yang akan memberikan pelayanan kesehatan.

    Acara dimulai dengan sambutan dari perwakilan berbagai elemen, yang mengungkapkan apresiasi mereka terhadap kegiatan ini dan harapan mereka untuk kesehatan masyarakat setempat. Sambutan ini disampaikan oleh Kadinkes Provinsi Kalimantan Selatan, Ketua PDPI Cabang Kalimantan Selatan, dan Kepala Desa di Kecamatan Bati-Bati. Sambutan dari ini memberikan semangat kepada semua peserta untuk menjalankan kegiatan dengan penuh dedikasi.

    Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan doa, yang dipimpin oleh dr. Ramanda. Doa ini menjadi ungkapan harapan dan doa bersama untuk kesuksesan kegiatan ini, serta kesembuhan bagi mereka yang memerlukan perawatan.

    A group of people sitting around a table in a tent

Description automatically generated

    Peserta pengobatan massal memberikan pelayanan medis kepada masyarakat

    Pukul 09.40 WITA, pengobatan massal dimula. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 200 masyarakat yang membutuhkan bantuan. Para peserta dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin, yang terdiri dari mahasiswa Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Paru dan Dokter Spesialis, memberikan pelayanan medis secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. Mereka juga memberikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan paru-paru dan saluran napas.

    Pengobatan massal ini mencakup berbagai jenis pelayanan medis, termasuk diagnosa dan perawatan penyakit pernapasan, pemeriksaan paru-paru, serta rekomendasi pengobatan dan perawatan lebih lanjut. Selain itu, para peserta juga memberikan informasi tentang bahaya merokok bagi kesehatan dan cara menghentikan kebiasaan merokok.

    Setelah selesai pelayanan medis, seluruh peserta dan masyarakat setempat bersama-sama mengikuti acara Ishoma (istirahat dan makan siang) pada pukul 12.00 WITA. Acara ini memberikan kesempatan untuk berinteraksi lebih lanjut antara peserta dan masyarakat, menciptakan suasana yang lebih akrab dan penuh kehangatan.

    Pukul 13.00 WITA, setelah Ishoma selesai, para peserta memulai perjalanan pulang. Meskipun acara utama telah berakhir, semangat dan dampak positif dari kegiatan ini masih terasa kuat.

    Manfaat dari kegiatan bakti sosial ini sangat signifikan. Pertama, masyarakat yang terdampak oleh kabut asap kebakaran hutan mendapatkan perawatan medis secara gratis, sehingga mereka dapat memulihkan kesehatan mereka. Kedua, penyuluhan kesehatan memberikan informasi penting tentang cara menjaga kesehatan paru-paru dan saluran napas, yang dapat membantu masyarakat untuk menghindari dampak buruk dari polusi udara dan merokok. Ketiga, kegiatan ini membantu mempererat tali persaudaraan dan solidaritas di antara peserta dan masyarakat setempat, menciptakan ikatan sosial yang lebih kuat.

    Ini adalah langkah yang sangat penting dalam memperjuangkan kesehatan masyarakat dan mengatasi dampak serius dari kebakaran hutan. Kita semua dapat belajar dari semangat dan dedikasi para peserta yang tidak hanya memberikan perawatan medis tetapi juga harapan dan kasih sayang kepada mereka yang memerlukan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi. (mnr/ihn)

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor
    Tanggal Penulisan    : 5 September 2023

  • Galeri foto: Kuliah Pakar PPDS Pulmonologi FK ULM

    Galeri foto: Kuliah Pakar PPDS Pulmonologi FK ULM

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id – Kuliah pakar merupakan proses pemberian informasi edukatif dari seorang ahli atau praktisi kepada mahasiswa yang diharapkan akan membentuk fondasi akademik dan meningkatkan kompetensi mahasiswa. Ini merupakan hal yang penting dan strategis untuk dilakukan demi meningkatkan pemahaman dan wawasan mahasiswa, khususnya di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat. 

    Oleh karenanya, pada tanggal 4 dan 5 Agustus 2023, Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin berhasil melaksanakan Kuliah Pakar dengan sukses. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kelompok Staf Medis (KSM) Paru lantai 5, yang dihadiri oleh Dokter Spesialis dan Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM. Tujuan acara ini untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan mengenai Imunologi Paru dan Onkologi.

    Kuliah Pakar kali ini menghadirkan dua narasumber yang sangat berkompeten dalam bidangnya. Prof. dr. Elisna Syahruddin, Ph.D, Sp.P(K).Onk, seorang pakar di bidang Onkologi, dan dr. Jamal Zaini, Ph.D, Sp.P(K).Onk, seorang ahli di bidang Imunologi Paru, berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka kepada seluruh peserta.

    Di hari pertama, pada hari jum’at tanggal 4 Agustus 2023, dr. Jamal Zaini, Ph.D, Sp.P(K).Onk seorang Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru) yang aktif melayani pasien di Rumah Sakit Universitas Indonesia, RS Pondok Indah. Beliau menyampaikan pemaparan materi Imunologi Paru di ruang pertemuan KSM Paru lantai 5.

    Sesi tanya jawab mahasiswa PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM kepada dr. Jamal Zaini, Ph.D, Sp.P(K).Onk tentang pemaparan materi Imunologi Paru di ruang pertemuan KSM Paru lantai 5.

    Selanjutnya di hari kedua, Sabtu tanggal 5 Agustus 2023, Prof. dr. Elisna Syahruddin, Ph.D, Sp.P(K).Onk, dokter spesialis paru sekaligus Ketua Kelompok kerja (Pokja) Kanker Paru Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). Beliau menyampaikan pemamaparan materi Onkologi di ruang pertemuan KSM Paru lantai 5.

    Foto Bersama Dokter Spesialis dan PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM bersama  Prof. dr. Elisna Syahruddin, Ph.D, Sp.P(K).Onk di ruang pertemuan KSM Paru lantai 5.

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor
    Tanggal Penulisan    : 08 Agustus 2023

  • Departemen Pulmonologi Gelar Peringatan Hari Kanker Paru Sedunia 2023

    Departemen Pulmonologi Gelar Peringatan Hari Kanker Paru Sedunia 2023

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id – Hari Kanker Paru Sedunia selalu menjadi momen penting untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian terhadap penyakit mematikan ini. Pada tahun ini, Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Kalimantan Selatan telah mengadakan rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Kanker Paru Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Agustus. Tema yang diusung tahun ini adalah “Close the Care Gaps”, dengan fokus pada mengatasi kesenjangan dalam penanganan kanker secara umum dan khususnya kanker paru.

    Dalam upaya untuk mencapai tujuan ini, Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin dan PDPI Cabang Kalimantan Selatan berkolaborasi dalam merencanakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk memberikan informasi, dukungan dan perhatian kepada penderita kanker paru serta masyarakat umum. Kegiatan tersebut terbagi menjadi 3 acara utama di rentang pelaksanaan 1 – 3 Agustus 2023, yakni pembagian bingkisan, penyuluhan, dan siaran radio.

    Pembagian Bingkisan

    Penyerahan bingkisan dari PPDS Pulmonologi kepada pasien kanker paru

    Pada hari Selasa, 01 Agustus 2023, Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin turun ke lapangan untuk melaksanakan pembagian bingkisan kepada pasien kanker paru yang sedang menjalani perawatan di Ruang Dahlia lantai 1 RSUD Ulin Banjarmasin. Langkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan dukungan kepada mereka yang sedang berjuang melawan penyakit mematikan ini.

    Siaran Radio

    Siaran Radio di I-Radio 90.1 Banjarmasin oleh dokter spesialis dan PPDS Pulmonologi

    Pada hari Rabu, 02 Agustus 2023, siaran radio khusus tentang peringatan Hari Kanker Paru Sedunia diselenggarakan di I-Radio 90.1 Banjarmasin. Dalam acara “Health Talk Radio”, dokter spesialis paru, yaitu dr. Erna Kusumawardhani, Sp.P(K).Onk, FISR, dan Mahasiswa/i Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM, yaitu dr. Elok Hikmatun Nikmah dan dr. Muhammad Ajib Nuzula berkolaborasi membahas berbagai aspek terkait kanker paru, termasuk faktor risiko, gejala awal, metode diagnosis, dan pilihan perawatan yang tersedia. Siaran radio ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pendengar dan memberikan edukasi yang berharga tentang kanker paru.

    Penyuluhan

    Penyuluhan oleh dr. Dewita Rahmantisa Putri di depan Poli Paru

    Penyuluhan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kanker paru. Pada hari Kamis, 03 Agustus 2023, Mahasiswi PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM yaitu, dr. Dewita Rahmantisa Putri, memberikan penyuluhan di depan Poli Paru RSUD Ulin Banjarmasin. Dalam penyuluhan ini, dr. Dewita Rahmantisa Putri menjelaskan tentang faktor-faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker paru, seperti kebiasaan merokok, paparan zat berbahaya, dan riwayat penyakit tertentu. Ia juga memberikan informasi tentang langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil oleh masyarakat untuk mengurangi risiko terkena kanker paru.

    Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin, dan PDPI Cabang Kalimantan Selatan memiliki tujuan yang sangat mulia. Selain turut memperingati Hari Kanker Paru Sedunia di wilayah Kalimantan Selatan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan informasi aktual tentang kanker paru kepada masyarakat, serta memberikan dukungan nutrisi kepada penderita kanker paru sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan mereka.

    Lebih dari sekadar memperingati suatu hari, kegiatan ini memiliki manfaat jangka panjang dalam meningkatkan kesadaran dan wawasan masyarakat tentang kanker paru. Semakin banyak orang yang memahami faktor risiko, gejala awal, dan tindakan pencegahan terkait kanker paru, semakin besar peluang untuk mendeteksi penyakit ini pada tahap awal dan meningkatkan efektivitas pengobatannya. Dengan demikian, upaya untuk “Close the Care Gaps” dalam penanganan kanker paru dapat terwujud. (mnr/ihn).

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor
    Tanggal Penulisan  : 08 Agustus 2023

  • Perwakilan Pulmonologi FK ULM Mengikuti ASPR 2022

    Perwakilan Pulmonologi FK ULM Mengikuti ASPR 2022

    by Admin | 22 November 2022

    17 s.d. 20 November 2022 telah diselenggarakannya Kongres ASPR 2022 (Asian Pacific Society of Respirology 2022). kegiatan digelar di Yeongdong-daero, Gangnam-gu, Seoul, Korea Selatan.

    Asian Pacific Society of Respirology (APSR) adalah organisasi profesi regional bidang kedokteran yang fokus pada penyakit paru dan kesehatan pernapasan. (sumber : spesialis-paru.id)

    Perwakilan yang mengikuti Kongres ASPR 2022 :

    1. dr. Ira Nurrasyidah, Sp.P(K), FAPSR, FISR
    2. dr. Dewita Rahmantisa Putri

    Berikut beberapa Dokumentasi pada kegiatan APSR 2022 :

    [hfe_template id=’5419′]

  • Penyuluhan Pneumonia dalam rangka “Hari Pneumonia Sedunia 2022”

    Penyuluhan Pneumonia dalam rangka “Hari Pneumonia Sedunia 2022”

    by Admin | 12 November 2022

    Banjarmasin – Jum’at 12 November 2022 Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin telah menyelenggarakan penyuluhan Pneumonia dalam rangka “Hari Pneumonia Sedunia 2022”. Kegiatan digelar di Ruang Paru Center RSUD Ulin Banjarmasin.

    Hari Pneumonia Sedunia (World Pneomonia Day) diperingati setiap tanggal 12 November dengan tujuan untuk untuk mendorong pengentasan pneumonia, penyakit menular yang menyerang paru-paru, yang seharusnya dapat dicegah ini. (sumber : dinkes.ntbprov.go.id)

    Kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan-sambutan dan seremonial pelepasan balon serta dilanjutnya ke acara inti yaitu penyuluhan tentang pneumonia dengan audience keluarga pasien ruang dahlia dan bogenvile.

    Berikut beberapa Dokumentasi pada kegiatan Penyuluhan Pneumonia :

    [hfe_template id=’5419′]

  • Pertemuan Ilmiah Respirologi 2022

    by Admin | 26 Oktober 2022

    PDPI Cabang Banjarmasin berkolaborasi dengan Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin menyelenggarakan Pertemuan Ilmiah Respirasi (PIR) 2022 dengan tema “Managing Update Therapy On Respiratory Disease”. Diadakan pada 22 Oktober 2022 di Ruang KSM Paru RSUD Ulin Banjarmasin dan 23 Oktober 2022 di Hotel Rattan Inn Banjarmasin.

    Pertemuan Ilmiah Respirologi (PIR) merupakan agenda rutin ilmiah PDPI Cabang Banjarmasin yang bertujuan untuk memberikan update pengetahuan di bidang pulmonologi dan kedokteran respirasi untuk spesialis paru, dokter umum dan tenaga kesehatan lain yang tertarik dengan bidangnya. Terdiri dari 2 kegiatan yaitu Workshop dan Symposium, ada sekitar 43 Dokter yang mengikuti kegiatan Workshop dan 223 dokter yang mengikuti Symposium.

    Kegiatan diawali dengan Workshop yang terdiri dari 2 sesi, sesi pertama dibawakan oleh :

    • dr. M. Rudiannor, Sp.P dengan judul “Diagnostic and management patient Tuberculosis”;
    • dan dr. Muhammad Zubaidi, Sp.P dengan judul “Diagnostic and management patient MDR Tuberculosis”.

    Sesi kedua dibawakan oleh :

    • dr. Nur Amalia Santang, Sp.P dengan judul “Complications of Tuberculosis Patient” ;
    • dan dr. Ira Nurrasyidah, Sp.P(K) dengan judul “Intervetion in tuberculosis complication : pneumothorax and pleural effusion”.
    Penyampaian materi oleh dr. M. Rudiannor, Sp.P dalam kegiatan Workshop Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Sabtu(22/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. M. Rudiannor, Sp.P dalam kegiatan Workshop Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Sabtu(22/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Muhammad Zubaidi, Sp.P dalam kegiatan Workshop Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Sabtu(22/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Muhammad Zubaidi, Sp.P dalam kegiatan Workshop Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Sabtu(22/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Nur Amalia Santang, Sp.P dalam kegiatan Workshop Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Sabtu(22/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Nur Amalia Santang, Sp.P dalam kegiatan Workshop Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Sabtu(22/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Ira Nurrasyidah, Sp.P(K) dalam kegiatan Workshop Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Sabtu(22/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Ira Nurrasyidah, Sp.P(K) dalam kegiatan Workshop Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Sabtu(22/10/2022)

    Previous
    Next
    Kegiatan kedua Symposium terdiri dari 4 sesi, sesi pertama :

    • dr. Isa Anshori, Sp.P(K), FISR, FAPSR dengan judul “Lung disease in wetland and its potensial supportive treatment”;
    • dr. Aisyah Radiyah, Sp.P dengan judul “Management of Occupational Asthma”

    sesi kedua :

    • Dr. dr. Mohamad Isa, Sp.P(K) FISR, FAPSR dengan judul “Update of Pneumonia Management in Aging Population”;
    • dr. Taufik Rahmadi M.Gizi, Sp.Gk dengan judul “How to management Malnutrition Patient in Tuberculosis?”

    sesi ketiga :

    • dr. Mawardi, Sp.P dengan judul “The Importance of Early Initiation of Nebulized High Dose Budesonide to close treatment gap in Asthama Exacerbation”;
    • Prof. dr. Faisal Yunus, PhD., Sp.P(K) dengan judul “Keep Away SABA over realiance by implementing Anti-Inflammatory Reliever Concept”;
    • dr. Ali Assagaf, Sp.P(K) FISR, FAPSR dengan judul “Right Devices – Right Molecules: Optimizing COPD Patient’s Outcome Throught Inhaled Bronchodilator”;
    • dan dr. Yulia Kartina, Sp.P membawakan Case Presentation

    sesi keempat :

    • DR. dr. Laksmi Wulandari, Sp.P(K), FCCP, FISCM, FISR dengan judul “The Unmet Needs of NSCLC EGFR Mutation and Starting with Afatinib to Tackle the Problem”;
    • dan dr. Haryati, Sp.P(K).Onk, FISR,FAPSR dengan judul “Opioid in Managing Lung Cancer Pain”;

     

    Penyampaian materi oleh dr. Isa Anshori, Sp.P(K), FISR, FAPSR dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Isa Anshori, Sp.P(K), FISR, FAPSR dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Aisyah Radiyah, Sp.P dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Aisyah Radiyah, Sp.P dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh Dr. dr. Mohamad Isa, Sp.P(K) FISR, FAPSR dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh Dr. dr. Mohamad Isa, Sp.P(K) FISR, FAPSR dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Taufik Rahmadi M.Gizi, Sp.Gk dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Taufik Rahmadi M.Gizi, Sp.Gk dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Mawardi, Sp.P dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Mawardi, Sp.P dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh Prof. dr. Faisal Yunus, PhD., Sp.P(K) dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh Prof. dr. Faisal Yunus, PhD., Sp.P(K) dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Ali Assagaf, Sp.P(K) FISR, FAPSR dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Ali Assagaf, Sp.P(K) FISR, FAPSR dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Yulia Kartina, Sp.P dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Yulia Kartina, Sp.P dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh DR. dr. Laksmi Wulandari, Sp.P(K), FCCP, FISCM, FISR dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh DR. dr. Laksmi Wulandari, Sp.P(K), FCCP, FISCM, FISR dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Haryati, Sp.P(K).Onk, FISR, FAPSR dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)
    Penyampaian materi oleh dr. Haryati, Sp.P(K).Onk, FISR, FAPSR dalam kegiatan Symposium Pertemuan Ilmiah Respirasi 2022 Banjarmasin, Minggu(23/10/2022)

    Previous
    Next

    Selain itu diadakan juga kegiatan lomba poster bertemakan kesehatan paru yang diikuti oleh para peserta Pertemuan Ilmiah Respirologi (PIR) 2022.

    Semoga dengan adanya acara ini para peserta bisa mendapatkan ilmu dan skill yang bermanfaat dalam pelayanan kesehatan dari tingkat dasar sampai tingkat tersier dan akhirnya juga dapat mengembangkan topik penelitian pulmonologi dan kedokteran respirasi.

    Berikut beberapa dokumentasi Pertemuan Ilmiah Respirologi 2022 Banjarmasin :

    [hfe_template id=’5419′]