Kategori: Berita

  • Talkshow & Funwalk Meriahkan Peringatan Hari Paru Sedunia 2024 di Banjarmasin

    Talkshow & Funwalk Meriahkan Peringatan Hari Paru Sedunia 2024 di Banjarmasin

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id –  Dalam rangka memperingati Hari Paru Sedunia (World Lung Day) 2024, Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (FKIK ULM) – RSUD Ulin Banjarmasin dan  Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Kalimantan Selatan menggelar kegiatan “Talkshow and Funwalk.” Kegiatan yang mengusung tema “Good Habits, Reduce Risk of Lung Disease” ini diadakan pada Minggu, 29 September 2024, di kawasan Siring Menara Pandang Banjarmasin.

    Penyelenggaraan Hari Paru Sedunia 2024 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan paru-paru dan mengurangi risiko penyakit paru. Penyakit paru seperti Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), asma, tuberkulosis, hingga kanker paru masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia. Faktor risiko utama yang meningkatkan angka kejadian penyakit paru termasuk kebiasaan merokok, kurangnya aktivitas fisik, serta paparan polusi udara. Oleh karena itu, kegiatan ini menekankan pentingnya pola hidup sehat sebagai langkah preventif.

    Kegiatan dimulai dengan funwalk yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk tenaga medis, mahasiswa, dan masyarakat umum. Acara dimulai pukul 06.30 WITA, dengan peserta berkumpul di Siring Banjarmasin. Dipandu oleh dr. Ramanda Cahya Umbarra, funwalk dimulai dengan rute yang telah ditentukan oleh panitia. Funwalk bertujuan tidak hanya sebagai kegiatan fisik yang menyehatkan, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berolahraga untuk menjaga kesehatan paru.

    Setelah kegiatan funwalk, acara dilanjutkan dengan talkshow bertema “Good Habits to Reduce Risk of Lung Disease” yang dipandu oleh moderator dr. Muhammad Hendi Saputra. Acara talkshow dibuka dengan sambutan oleh Ketua Program Studi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKIK ULM, dr. Ira Nurrasyidah, Sp.P(K), FISR, FAPSR. Dalam sambutannya, dr. Ira menyampaikan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat tentang pencegahan penyakit paru melalui kebiasaan hidup sehat, terutama dalam menghadapi faktor risiko seperti merokok dan polusi udara.

    Acara dilanjutkan dengan paparan materi oleh beberapa narasumber ahli, antara lain dr. Soraya Riefani, Sp.P, yang membahas dampak buruk asap rokok dan polusi udara terhadap kesehatan paru-paru. Dr. Soraya menjelaskan bagaimana polutan udara dapat merusak jaringan paru-paru secara bertahap dan meningkatkan risiko penyakit serius, termasuk kanker paru. Selain itu, dr. Rudianor, Sp.P, membahas tentang infeksi paru dan bagaimana mencegahnya melalui kebiasaan baik, seperti menjaga kebersihan dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

    Para peserta talkshow sangat antusias mengikuti sesi diskusi, yang berlangsung dari pukul 10.55 hingga 11.25 WITA. Diskusi interaktif ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengajukan pertanyaan langsung kepada narasumber terkait berbagai isu kesehatan paru yang sering dihadapi masyarakat. Tak hanya itu, pada akhir sesi talkshow, panitia menayangkan video kegiatan funwalk dan video promosi kesehatan tentang pentingnya latihan fisik teratur.

    Selain memberikan wawasan penting mengenai kesehatan paru, acara ini juga menghadirkan berbagai doorprize menarik yang semakin memeriahkan suasana. Doorprize diberikan kepada peserta yang beruntung, dengan hadiah yang telah disiapkan oleh panitia.

    Ketua pelaksana kegiatan, dr. Fidya Rahmadhany Arganita, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Banjarmasin tentang pentingnya menjaga kesehatan paru-paru. Ia juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang, sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit paru di tingkat masyarakat.

    Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menciptakan atmosfer yang positif dan menyenangkan bagi semua peserta. Melalui kolaborasi antara Departemen Pulmonologi FKIK ULM dan PDPI Kalimantan Selatan, acara ini sukses memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat untuk mencegah risiko penyakit paru.

    Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKIK ULM dalam mendukung implementasi kebijakan kesehatan nasional, terutama dalam bidang pencegahan dan pengendalian penyakit paru. Dengan adanya kegiatan talkshow dan funwalk ini, diharapkan masyarakat akan lebih peduli terhadap kesehatan paru-paru mereka dan menerapkan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor
    Tanggal Penulisan    : 30 September 2024

  • Selamat PPDS Pulmonologi FK ULM Lulus Ujian Nasional Periode Juni 2024

    Selamat PPDS Pulmonologi FK ULM Lulus Ujian Nasional Periode Juni 2024

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id – Pada tanggal 21-23 Juni 2024, dua dokter dari Program Studi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (FK ULM) – RSUD Ulin Banjarmasin meraih kesuksesan besar dengan lulus dalam Ujian Nasional PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi periode Juni 2024 yang diadakan di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang.

    Dalam upaya meningkatkan standar keahlian dan layanan kesehatan di bidang pulmonologi, dr. Febri Dwi Haryono dan dr. Supianti Agustina berhasil melewati serangkaian ujian selama tiga hari. Ujian dimulai dengan Computer-Based Test (CBT) yang menantang pada hari pertama, dilanjutkan dengan Ujian Keterampilan Klinis (OSCE) pada hari kedua, dan diakhiri dengan Ujian Lisan: SC (Simulation Case) pada hari ketiga.

    Dr. dr. Mohamad Isa, Sp.P(K), FISR, FAPSR, Koordinator Program Studi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin, mengungkapkan rasa bangganya. “Kami sangat bangga atas pencapaian kedua dokter kami. Mereka telah menunjukkan dedikasi dan komitmen yang luar biasa dalam menguasai ilmu pulmonologi, yang akan memberikan kontribusi besar bagi pelayanan kesehatan masyarakat di masa mendatang,” ujarnya.

    Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan keunggulan pribadi para dokter, tetapi juga merupakan hasil dari kerja keras, dukungan tim, dan komitmen tinggi dari Program Studi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin dalam mempersiapkan dokter spesialis berkualitas.

    Lulusan ini diharapkan dapat membawa inovasi, pengetahuan terbaru, serta layanan kesehatan berkualitas tinggi bagi masyarakat, khususnya dalam menangani penyakit pernapasan yang semakin kompleks dan menantang.

    Keberhasilan mereka menjadi inspirasi bagi calon dokter spesialis lainnya untuk terus berusaha dan mencapai prestasi puncak di bidang mereka. Diharapkan, pencapaian ini akan memotivasi generasi medis masa depan untuk terus berjuang dalam memajukan dunia kesehatan di Indonesia.

    Selamat kepada dr. Febri Dwi Haryono dan dr. Supianti Agustina atas keberhasilan mereka menyelesaikan ujian PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi. Semoga perjalanan mereka ke depan akan terus membawa manfaat besar bagi dunia kesehatan. (mnr/ihy).

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor, SKM., M.Kes
    Tanggal Penulisan    : 25 Juni 2024

  • Selamat PPDS Pulmonologi FK ULM Lulus Ujian Nasional Periode Desember 2023

    Selamat PPDS Pulmonologi FK ULM Lulus Ujian Nasional Periode Desember 2023

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id – Pada tanggal 8-10 Desember 2023, keberhasilan gemilang tercapai saat empat dokter dari Program Studi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin menorehkan pencapaian luar biasa dengan lulus dalam Ujian Nasional PPDS Spesialis Paru periode Desember 2023 yang diselenggarakan di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar.

    Dalam rangka meningkatkan standar keahlian dan pelayanan kesehatan di bidang pulmonologi, dr. Widya Ramadhaniati, dr. Syarifah Fatimah, dr. Muhammad Ajib Nuzula, dan dr. Muhamad Taufiqurrahman telah melewati serangkaian ujian selama tiga hari berturut-turut. Hari pertama diisi dengan Computer-Based Test (CBT) yang menantang, disusul oleh Ujian Keterampilan Klinis atau Objective Structured Clinical Examination (OSCE) pada hari kedua, dan penutup dengan Ujian Lisan: SC (Simulation Case) pada hari terakhir.

    Kordinator Program Studi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin, Dr. dr. Mohamad Isa, Sp.P(K), FISR, FAPSR, menyatakan, “Kami sangat bangga atas pencapaian yang diraih oleh empat dokter kami. Mereka telah menunjukkan dedikasi dan komitmen yang luar biasa dalam menguasai ilmu pulmonologi, yang akan memberikan kontribusi besar bagi pelayanan kesehatan masyarakat di masa mendatang.”

    Kesuksesan ini tak hanya mencerminkan keunggulan pribadi mereka, tetapi juga hasil dari kerja keras, dukungan tim, dan komitmen tinggi dari Program Studi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi  FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin dalam mempersiapkan para calon dokter spesialis yang berkualitas.

    Para lulusan ini diharapkan dapat membawa inovasi, pengetahuan terkini, serta pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan penyakit pernapasan yang semakin kompleks dan menuntut.

    Keberhasilan mereka juga merupakan inspirasi bagi para calon dokter spesialis lainnya untuk terus berusaha dan menggapai puncak prestasi dalam bidangnya. Diharapkan, capaian gemilang ini akan memberikan motivasi baru bagi generasi medis masa depan untuk terus berjuang dalam memajukan dunia kesehatan di Indonesia.

    Selamat kepada dr. Widya Ramadhaniati, dr. Syarifah Fatimah, dr. Muhammad Ajib Nuzula, dan dr. Muhamad Taufiqurrahman atas keberhasilan mereka dalam menyelesaikan ujian PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi. Semoga perjalanan mereka ke depan akan terus membawa manfaat yang besar bagi dunia kesehatan. (mnr/ihy).

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor, SKM., M.Kes
    Tanggal Penulisan    : 11 Desember 2023

  • Pengmas FGD “Efek Samping Obat dan Pencehagan serta Pengendalian Infeksi”

    Pengmas FGD “Efek Samping Obat dan Pencehagan serta Pengendalian Infeksi”

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id – Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin telah memberikan dukungan fasilitator dan tempat untuk kegiatan pengabdian masyarakat berupa FGD (Focus Group Discussion) yang diadakan oleh Yayasan Bekantan TB Kalimantan Selatan. Kegiatan ini bertema “Efek Samping Obat dan Pencegahan serta Pengendalian Infeksi” yang dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 4 Desember 2023 pukul 09.00 Wita bertempat di Rest Area Poly MDR RSUD Ulin – Banjarmasin.

    Dalam upaya meningkatkan pemahaman serta pencegahan terhadap Tuberkulosis (TB), Yayasan Bekantan TB Kalsel memilih Departemen Pulmonologi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin sebagai mitra dalam mengadakan FGD yang melibatkan pasien TB RO (Tuberkulosis Resisten Obat) sebanyak 18 pasien. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai efek samping obat, pencegahan, dan pengendalian infeksi yang terkait dengan penyakit TB.

    Dr. Ira Nurrasyidah, Sp.P(K), FAPSR, FISR, seorang dokter spesialis dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin menjadi salah satu pembicara utama dalam acara tersebut. Dengan pengalamannya yang luas dalam penanganan TB, dr. Ira (sapaan beliau) diharapkan dapat memberikan perspektif yang berharga bagi peserta FGD, terutama terkait dengan manajemen efek samping obat, upaya pencegahan, dan strategi pengendalian infeksi.

    Menurut dr. Ira Nurrasyidah, pelaksanaan FGD ini sangat bermanfaat terutama memperkaya pengetahuan terkait dengan TB “Kegiatan seperti FGD ini sangat penting dalam membangun pemahaman yang komprehensif terkait dengan TB. Menggali pemikiran dari para pasien TB RO memberikan pandangan yang berharga dalam memperbaiki layanan kesehatan yang ada.”

    Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pasien TB RO yang aktif mengikuti diskusi yang dipandu oleh dr. Ira. Pertanyaan, pengalaman, serta saran dari para peserta dibagikan untuk menjadi bahan evaluasi dalam upaya penyempurnaan layanan kesehatan terkait TB di Kalimantan Selatan.

    Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah bagi para pasien TB RO untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat kerjasama antara lembaga kesehatan dan yayasan yang peduli terhadap penanganan TB di Kalimantan Selatan.

    Penyakit TB masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di berbagai wilayah, termasuk Kalimantan Selatan. Upaya kolaboratif semacam ini diharapkan mampu memberikan solusi yang lebih baik dalam menangani penyakit ini secara holistik.

    Kegiatan FGD ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memerangi TB serta meningkatkan pemahaman tentang efek samping obat, pencegahan, dan pengendalian infeksi pada pasien TB RO. Kerjasama yang terjalin diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam mengurangi beban penyakit TB di Kalimantan Selatan.

    Dalam rangka menciptakan dampak yang berkelanjutan, langkah selanjutnya yang diharapkan adalah implementasi rekomendasi yang muncul dari FGD ini. Dengan demikian, kolaborasi ini tidak hanya menjadi sebuah acara, tetapi juga langkah konkret dalam memperbaiki layanan kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup para pasien TB RO di Kalimantan Selatan.

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman, A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor
    Tanggal Penulisan    : 9 Desember 2023

  • Ujian Lokal PPDS Pulmonologi Persiapan Menjelang Ujian Nasional Desember 2023

    Ujian Lokal PPDS Pulmonologi Persiapan Menjelang Ujian Nasional Desember 2023

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id – Ujian Lokal Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (FK ULM) – RSUD Ulin Banjarmasin telah menjadi puncak perhatian para peserta dan penguji pada 12-14 November 2023. Dengan fokus pada persiapan menghadapi Ujian Nasional PPDS yang dijadwalkan pada 8-10 Desember 2023 di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, ujian lokal ini telah sukses dan terorganisir dengan baik.

    Para penguji dan peserta ujian lokal melakukan foto Bersama


    Momen krusial ini melibatkan beberapa peserta dari PPDS Pulmonologi dan Kedoktrean Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin, antara lain dr. Widya Ramadhaniati, dr. Syarifah Fatimah, dr. Muhammad Ajib Nuzula, dan dr. Muhamad Taufiqurrahman. Keempat dokter spesialis ini menghadapi serangkaian ujian lokal yang dirancang untuk menilai kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan ujian nasional mendatang.

    Peserta ujian melaksanakan ujian


    Rangkaian acara dimulai pada hari pertama, Minggu, 12 November 2023, dengan persiapan pada pukul 08.00 – 08.30 di SMF Paru, lantai 5. Briefing penguji berlangsung dari pukul 08.30 – 09.00 sebelum memulai ujian pertama, yaitu Objective Structured Clinical Examination (OSCE) sesi 1 pada pukul 09.00. OSCE ini melibatkan beberapa stasiun ujian seperti OSCE Infeksi, OSCE Spirometri, dan OSCE ILD. Istirahat diberikan pada pukul 10.15 – 10.30 untuk memberikan kesempatan peserta untuk bersantai sejenak.

    Sesi 2 OSCE dimulai pada pukul 10.30 dengan stasiun ujian seperti OSCE USG dan OSCE Chest Tube. Istirahat makan siang dilaksanakan dari pukul 11.45 – 13.00. Pada sesi 3 OSCE, ujian dilakukan untuk FOB Fisiologis dan FOB Patologis di ruang Endoskopi. Hari pertama berakhir pada pukul 17.15 setelah rangkaian ujian yang padat namun terorganisir dengan baik.

    Hari kedua, Senin, 13 November 2023, dimulai dengan ujian Case Based Discussion (CBD) pada pukul 08.00. CBD melibatkan beberapa dokter peserta dalam sesi rolling, di mana setiap dokter memiliki waktu untuk mempresentasikan dan mendiskusikan kasus-kasus tertentu. Istirahat dilaksanakan pada pukul 09.35 – 09.50.

    Setelah istirahat, dilanjutkan dengan Ujian Divisi pada pukul 09.50. Divisi-divisi seperti Infeksi, Intervensi Gawat Napas, Onkologi, Paru Kerja, Asma PPOK, dan Imunologi diuji dalam sesi rolling yang melibatkan presentasi dan diskusi mengenai masing-masing divisi. Hari kedua berakhir dengan ujian divisi dan istirahat makan siang pada pukul 12.40 – 13.00.

    Pada pukul 13.00 dimulai sesi OSCE Onkologi yang melibatkan dokter-dokter yang diuji dalam keterampilan dan pengetahuan terkait onkologi. Hari kedua selesai pada pukul 17.15 setelah rangkaian ujian onkologi selesai.

    Hari terakhir peserja ujian melaksanakan ujian tertulis


    Hari ketiga, Selasa, 14 November 2023, diisi dengan Ujian Tertulis (CBT) pada pukul 09.00 – 11.00 di ruang pertemuan. Ujian tertulis ini menguji pemahaman teoritis dan pengetahuan dokter spesialis pulmonologi dan kedokteran respirasi.

    Ujian Lokal PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin berhasil berjalan dengan sukses dan terorganisir dengan baik. Para peserta didik dan penguji terlibat dalam serangkaian ujian yang mencakup berbagai aspek pulmonologi dan kedokteran respirasi. Semua ini bertujuan untuk memastikan para dokter spesialis siap menghadapi ujian nasional yang akan datang pada Desember 2023. Hasil ujian lokal ini diharapkan menjadi landasan yang kuat bagi kelancaran dan kesuksesan ujian nasional mendatang.(mnr/ihy).

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman, A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor
    Tanggal Penulisan    : 16 November 2023

  • Departemen Pulmonologi Raih Prestasi di Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023

    Departemen Pulmonologi Raih Prestasi di Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id –  Hari Rabu, Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin merayakan keberhasilan mereka dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Antar Unit / Bidang di Lingkungan RSUD Ulin Banjarmasin Tahun 2023. Acara puncak sosialisasi dan penganugerahan pemenang kompetisi ini berlangsung di Auditorium Gedung Ulin Tower Lantai 8, menjadi momen bersejarah yang mengangkat prestasi inovatif dalam bidang kesehatan.

    Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin berhasil memenangkan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Antar Unit Tahun 2023, meraih tempat tertinggi dalam bidang inovasi kesehatan. Mereka mempresentasikan dua inovasi cemerlang: “LAMANG ULIN (Lung cAncer MANaGement)” dan “MODIFIKASI PENGAWASAN MINUM OBAT DENGAN TAKTIS (Telekonferensi Atasi TuberKulosIS)”.

    Penyerahan Juara ketiga kepada Kelompok pertama “LAMANG ULIN (Lung cAncer MANaGement)”

    Kelompok pertama, dengan inovasi “LAMANG ULIN (Lung cAncer MANaGement),” berhasil mendapatkan juara ketiga dalam kompetisi ini. Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemantauan terapi bagi pasien kanker paru-paru, sebuah tantangan yang sangat serius mengingat tingginya tingkat prevalensi kanker paru-paru di Indonesia. RSUD Ulin Banjarmasin adalah pusat rujukan utama untuk kasus kanker di Kalimantan Selatan, dan inovasi ini memberikan solusi yang dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan. Kelompok ini mendapatkan nilai akhir inovasi sebesar 7265.

    Inovator-inovator yang Terlibat:

    • dr. Haryati, Sp.P(K). Onk, FISR, FAPSR
    • dr. Erna Kusumawardhani, Sp.P(K). Onk, FISR
    • dr. Dewita Rahmantisa Putri
    • dr. Elok Hikmatun Nikmah

    Penyerahan Juara harapan kedua  kepada Kelompok kedua “MODIFIKASI PENGAWASAN MINUM OBAT DENGAN TAKTIS (Telekonferensi Atasi TuberKulosIS),”

    Kelompok kedua, dengan inovasi “MODIFIKASI PENGAWASAN MINUM OBAT DENGAN TAKTIS (Telekonferensi Atasi TuberKulosIS),” berhasil meraih juara harapan kedua dalam kompetisi ini. Inovasi ini bertujuan untuk mengatasi masalah serius yang terkait dengan tuberkulosis (TB) di Kota Banjarmasin, yang memiliki kasus TB terbanyak di Provinsi Kalimantan Selatan. Upaya ini mendukung peningkatan kepatuhan minum obat, mengurangi kasus resistensi obat TB, dan mengatasi kendala sosial-ekonomi yang dihadapi oleh pasien TB dan keluarganya. Kelompok ini meraih nilai akhir inovasi sebesar 7082.

    Inovator-inovator yang Terlibat:

    • Dr. dr. Mohamad Isa, Sp.P(K), FISR, FAPSR
    • dr. Ira Nurrasyidah, Sp.P(K), FAPSR, FISR
    • dr. Fidya Rahmadhany Arganita

    Selain penghargaan dalam kompetisi utama, kedua kelompok ini juga bersaing dalam kategori tambahan seperti “Best Video” dan “Best Presentasi.” Dalam kategori “Best Video,” Kelompok Pertama “LAMANG ULIN (Lung cAncer MANaGement)” berhasil mendapatkan nilai 500 dengan peringkat ketiga, sementara Kelompok Kedua “MODIFIKASI PENGAWASAN MINUM OBAT DENGAN TAKTIS (Telekonferensi Atasi TuberKulosIS)” mendapatkan nilai 487 dengan peringkat kelima. Dalam kategori “Best Presentasi,” Kelompok Pertama “LAMANG ULIN (Lung cAncer MANaGement)” meraih nilai 1470 dengan peringkat keempat, dan Kelompok Kedua “MODIFIKASI PENGAWASAN MINUM OBAT DENGAN TAKTIS (Telekonferensi Atasi TuberKulosIS)” berhasil meraih nilai 1474 dengan peringkat ketiga.

    Inovasi yang telah dipresentasikan oleh Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM – RSUD Ulin Banjarmasin telah membawa dampak positif pada pelayanan kesehatan di Kota Banjarmasin. Masyarakat dapat berharap akan adanya peningkatan kualitas layanan kesehatan, pemantauan terapi yang lebih efektif bagi pasien kanker paru-paru, serta upaya pencegahan resistensi dan eradicating tuberkulosis yang lebih baik.

    Penganugerahan penghargaan ini merupakan awal dari era baru dalam pelayanan kesehatan di Kota Banjarmasin. Ini adalah bukti nyata bahwa upaya inovasi dalam bidang kesehatan dapat menghasilkan perubahan positif yang signifikan dalam kehidupan masyarakat. Kita patut berbangga dengan RSUD Ulin Banjarmasin dalam memimpin upaya inovasi pelayanan kesehatan. Kami berharap bahwa inovasi-inovasi ini akan segera diimplementasikan untuk kebaikan seluruh masyarakat dan menjadi contoh bagi rumah sakit dan lembaga kesehatan lainnya.

    Acara penganugerahan ini juga merupakan pengakuan atas dedikasi dan kerja keras seluruh tim medis dan inovator yang terlibat dalam pengembangan inovasi-inovasi ini. Mereka telah berperan penting dalam menciptakan solusi kesehatan yang berdampak positif bagi masyarakat. Inovasi-inovasi ini bukan hanya penghargaan bagi tim medis RSUD Ulin Banjarmasin, tetapi juga harapan untuk masa depan yang lebih cerah dalam pelayanan kesehatan.

    Dengan demikian, penganugerahan ini bukanlah akhir dari perjalanan inovasi, tetapi awal dari babak baru dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Banjarmasin. Kita dapat bersama-sama berharap bahwa inovasi-inovasi ini akan terus berkembang dan diterapkan secara luas untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Masa depan yang lebih sehat dan cerah sedang mengintip di balik cakrawala, dan ini adalah langkah awal yang sangat positif.(mnr/ihn).

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman, A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor
    Tanggal Penulisan    : 9 November 2023

  • PIR Banjarmasin 2023: Kemajuan Terkini Penyakit Paru dan Keadaan Darurat

    PIR Banjarmasin 2023: Kemajuan Terkini Penyakit Paru dan Keadaan Darurat

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id – Pada tanggal 4 – 5  November 2023, Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi KF ULM – RSUD Ulin Banjarmasin dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Kalimantan Selatan dengan bangga menyelenggarakan Pertemuan Ilmiah Respirasi Banjarmasin 2023 (PIR Banjarmasin 2023) yang diselenggarakan di Hotel Tree Park Banjarmasin. Acara ini merupakan sebuah tradisi tahunan yang diadakan oleh PDPI Cabang Kalimantan Selatan dan merupakan platform seminar simposium yang menarik. Acara ini menawarkan kesempatan bagi para profesional medis untuk menggali pembaruan terbaru dalam bidang kedokteran paru.

    Tema utama acara ini adalah “Recent Advancements in Pulmonary Diseases and Emergencies” yang mencerminkan komitmen untuk menghadirkan topik terkini dan penting dalam ilmu kedokteran paru kepada para peserta. Selama dua hari penuh, acara ini melibatkan pemateri yang berpengalaman di bidangnya, berbagi pengetahuan dan wawasan yang berharga.

    Suasana kegiatan simposium PIR Banjarmasin 2023

    Hari pertama, Sabtu tanggal 4 November, dimulai dengan sesi registrasi yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendaftar dan bersiap mengikuti acara serta dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan resmi.

    Sesi I: Occupational Pulmonary Disease
    Pembahasan “Occupational Pulmonary Disease” dalam sesi ini, dr. Normawati, Sp.P, membahas dampak kesehatan pernapasan akibat polusi udara dalam dan luar ruangan. Selanjutnya, dr. Isa Ansori, Sp.P(K), FISR, FAPSR, membahas dampak pernapasan akibat kebakaran hutan dan strategi pencegahan serta pengelolaannya.

    Sesi II: Pulmonary Infection
    Sesi II fokus pada “Pulmonary Infection” dr. M. Rudiannor, Sp.P, memberikan pembaruan mengenai diagnosis dan pengelolaan tuberkulosis, penyakit infeksi paru yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai negara. Selanjutnya, Dr. dr. Mohamad Isa, Sp.P(K), FISR, FAPSR, membahas pneumonia berat dan Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS), dua kondisi yang memerlukan penanganan yang cermat.

    Setelah sesi II, peserta memiliki kesempatan untuk istirahat sejenak dan mengunjungi pameran yang dibuka selama acara. Pameran ini memperkenalkan berbagai produk dan layanan terkait kesehatan paru-paru, yang merupakan tambahan penting dalam pembaruan ilmu kedokteran.

    Sesi III: Obstruction Airway Disease
    Sesi III, yang merupakan bagian terakhir dari hari pertama, membahas “Obstruction Airway Disease” dr. Ali Assagaf, Sp.P(K), FISR, FAPSR, membahas implementasi Budesonide-Formoterol sebagai pengobatan yang disukai untuk merawat asma secara lebih baik. dr. Yulia Kartina, Sp.P, membahas manfaat inisiasi awal dosis tinggi (Inhaled Corticosteroids) ICS dalam pengelolaan eksaserbasi asma. Ini adalah langkah penting dalam meningkatkan kualitas perawatan pasien dengan asma.

    Acara hari pertama diakhiri dengan makan siang dan waktu untuk berdoa, memberikan kesempatan kepada peserta untuk merenungkan dan mendiskusikan pengetahuan yang baru saja mereka peroleh.

    Hari kedua, Minggu tanggal 5 November, dimulai dengan re-registrasi, yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk mempersiapkan diri mereka untuk sesi berikutnya. Pembukaan hari kedua simposium dilakukan dengan penuh semangat, menandai awal dari rangkaian sesi yang tidak kalah menarik.

    Sesi I: Oncology
    Sesi pertama hari kedua adalah “Oncology” yang membahas pembaruan terbaru dalam skrining dan diagnosis kanker paru-paru. dr. Erna Kusumawardhani, Sp.P(K).Onk, FISR, memberikan wawasan mengenai topik ini, yang menjadi semakin penting dalam upaya pencegahan dan pengobatan kanker paru-paru. dr. Haryati,Sp.P(K).Onk, FISR, FAPSR, membahas strategi baru dalam pengobatan kanker paru-paru, yang telah mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

    Sesi II: Interventional Pulmonology
    Sesi II membahas “Interventional Pulmonology” dr. Ira Nurrasyidah, Sp.P(K) FISR FAPSR, membahas peran intervensi pulmonologi dalam penyakit pleura, yang seringkali memerlukan tindakan medis yang spesifik. dr. Amalia Santang, Sp.P, memberikan panduan tentang cara menangani hemoptisis di unit gawat darurat (UGD), sebuah situasi yang memerlukan tindakan cepat dan tepat.

    Sesi III: Obstruction Airway Disease
    Sesi III hari kedua kembali membahas “Obstruction Airway Disease.” Dr. dr. Susanthy Djajalaksana, Sp.P(K), FISR, seorang Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Konsultan yang aktif melayani pasien di RS Hermina Tangkubanprahu, menjadi salah satu pemateri utama. Dr. Susanthy membahas upaya mengatasi beban Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) melalui Strategi GOLD, yang telah menjadi pedoman penting dalam manajemen penyakit ini. Informasi yang sangat berharga juga disampaikan oleh dr. Aisyah Radiyah, Sp.P, yang membahas bukti-bukti terkini mengenai kombinasi tetap Flutikason Fuorate/Umeclidinium/Vilanterol untuk pengobatan PPOK, memberikan opsi lebih baik bagi pasien yang menderita penyakit ini.

    Acara akhirnya ditutup dengan upacara penutupan pada pukul 12.00, di mana para pemimpin acara memberikan kesimpulan dari simposium ini. Mereka menekankan pentingnya kerja sama antarprofesional medis dalam upaya meningkatkan pelayanan respirologi yang lebih baik. Para pemimpin acara juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung PIR Banjarmasin 2023, termasuk sponsor, panitia pelaksana, dan peserta.

    Lomba poster edukasi antar PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM.

    Selama acara, juga diadakan lomba poster edukasi antar PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM. Inisiatif ini adalah cara yang baik untuk mendorong para pelajar kedokteran untuk berpartisipasi aktif dalam penelitian dan berbagi temuan mereka dalam lingkungan akademik yang mendukung.

    Hari terakhir PIR Banjarmasin 2023 juga menyuguhkan kejutan dengan adanya doorprize. Hadiah-hadiah menarik seperti headset, logam mulia, dan doorprize utama berupa Smartphone, untuk memberikan dorongan ekstra bagi peserta untuk berpartisipasi aktif selama acara.

    PIR Banjarmasin 2023 adalah bukti nyata komitmen Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi KF ULM – RSUD Ulin Banjarmasin dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Kalimantan Selatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kualitas pelayanan kesehatan paru di wilayah tersebut. Semoga acara ini terus menjadi sebuah titik terang bagi perkembangan ilmu kedokteran paru di Indonesia.

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman, A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor
    Tanggal Penulisan    : 7 November 2023

  • Dies Natalis FK ULM Ke-33: Program Studi Pulmonologi Raih Juara

    Dies Natalis FK ULM Ke-33: Program Studi Pulmonologi Raih Juara

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id – Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (FK ULM) merayakan Closing Dies Natalis yang ke-33 dengan penuh semangat dan kebanggaan. Acara berlangsung di kampus FK ULM Banjarmasin, yang dimulai dengan open gate pada pukul 07.30 pagi. Dies Natalis tahun ini menjadi momen yang sangat istimewa, terutama bagi Program Studi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (Prodi Pulmonologi FK ULM) yang berhasil meraih berbagai prestasi membanggakan.

    Dies Natalis FK ULM adalah acara tahunan yang selalu menjadi sorotan utama dalam kalender akademik. Acara ini menjadi momentum penting untuk merayakan pencapaian dan sejarah panjang FK ULM dalam menyediakan pendidikan kedokteran berkualitas, penelitian, dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Selama 33 tahun, FK ULM telah tumbuh menjadi salah satu lembaga pendidikan kedokteran terkemuka di Indonesia, dan tahun ini, Program Studi Pulmonologi FK ULM mengambil pusat panggung.

    Pasalnya Prodi Pulmonologi FK ULM berhasil meraih prestasi dalam berbagai perlombaan. Prodi Pulmonologi FK ULM berhasil meraih sejumlah penghargaan yang membanggakan. dr. Haryati, Sp.P(K). Onk, FISR, FAPSR meraih Juara 3 dalam kategori Dosen Berprestasi. Ini adalah pengakuan atas dedikasinya dalam mengajar dan berkontribusi dalam penelitian di bidang pulmonologi.

    dr. Haryati, Sp.P(K). Onk, FISR, FAPSR Menerima sertifikat juara 3 dosen berprestasi

    Namun, pencapaian luar biasa Prodi Pulmonologi FK ULM tidak berhenti di situ. Mereka juga meraih Juara 1 dalam Lomba Tarik Tambang, yang merupakan salah satu lomba yang memerlukan ketahanan dan kesehatan fisik yang diadakan dalam Dies Natalis FK ULM. Ini menunjukkan bahwa Prodi Pulmonologi tidak hanya unggul dalam pengetahuan medis tetapi juga memiliki ketahanan dan kesehatan fisik yang prima. Sekaligus, keberhasilan dalam Lomba Tarik Tambang ini menunjukan bukti nyata dari kerja sama dan kekompakan tim Prodi Pulmonologi.

    Perwakilan Prodi Pulmonologi FK ULM menerima sertifikat juara 1 lomba tarik tambang

    Program Studi Pulmonologi FK ULM juga meraih Juara 3 dalam Lomba Tradisional, menunjukkan bahwa mereka mampu mempertahankan tradisi dan budaya Indonesia dengan baik. Prestasi dalam Lomba Tradisional ini adalah cerminan dari kepedulian Prodi Pulmonologi terhadap kearifan lokal dan warisan budaya.

    Perwakilan Prodi Pulmonologi FK ULM menerima sertifikat juara 3 lomba Tradisional

    Dies Natalis FK ULM Ke-33 ini sukses besar dan menjadi momen bersejarah dalam perjalanan FK ULM. Program Studi Pulmonologi FK ULM telah menunjukkan kepada dunia bahwa mereka adalah kekuatan yang patut diperhitungkan dalam pendidikan kedokteran dan penelitian pulmonologi. Semangat dan antusiasme dari seluruh civitas akademika FK ULM memberikan harapan besar untuk masa depan yang lebih gemilang.

    Semoga prestasi yang diraih oleh Program Studi Pulmonologi FK ULM menjadi inspirasi bagi seluruh lembaga pendidikan kedokteran di Indonesia. Dies Natalis FK ULM Ke-33 adalah pengingat bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan semangat juang, kita dapat meraih prestasi gemilang dalam berbagai bidang dan memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat dan dunia kedokteran. Selamat ulang tahun FK ULM yang ke-33! Semoga sukses selalu, khususnya Program Studi Pulmonologi yang telah menginspirasi banyak orang.(mnr/ihn).

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor
    Tanggal Penulisan    : 24 Oktober 2023

  • Prestasi Gemilang Pulmonologi FK ULM di KONKER PDPI 2023

    Prestasi Gemilang Pulmonologi FK ULM di KONKER PDPI 2023

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id – KONKER PDPI (Konferensi Kerja Perhimpunan Dokter Paru Indonesia): Work Conference XVII Indonesian Society of Respirology berlangsung dengan sukses di Lampung, pada tanggal 26-30 September 2023, dengan tema “Catch Your Breath“. Acara ini merupakan platform yang penting bagi para profesional kesehatan paru-paru untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan penelitian terkini di bidang kedokteran respirasi.

    Kegiatan ini melibatkan serangkaian acara yang sangat beragam, termasuk symposium dan workshop, kompetisi ilmiah dan non-ilmiah, serta malam budaya dan harmoni. Acara ini juga menjadi tuan rumah beberapa pembicara internasional ternama, salah satunya Prof. Paul Jones dari St. George’s University of London, United Kingdom.

    Symposium dan Workshop yang Memukau

    Konferensi kerja ini diawali dengan dua workshop yang berfokus pada onkologi paru-paru pada tanggal 26 September, dan pre-symposium workshop pada tanggal 27 September. Ini adalah kesempatan berharga bagi para peserta untuk mendalami topik-topik kritis dalam bidang paru-paru dan respirasi sebelum memasuki babak utama konferensi.

    Pada tanggal 28 dan 29 September, acara symposium berlangsung dengan sukses. Para ahli paru-paru dan peneliti dari seluruh Indonesia dan luar negeri berbagi pengetahuan dan temuan terbaru mereka dalam sesi-sesi ilmiah yang informatif dan memikat. Topik yang dibahas mencakup diagnosis dan pengobatan penyakit paru-paru, inovasi dalam perawatan pasien, serta pandangan masa depan dalam riset paru-paru.

    Tanggal 30 September, konferensi ditutup dengan post-symposium, workshop, dan ICLIME (Indonesian Chronic Lung Disease International Meeting). Ini adalah kesempatan terakhir bagi para peserta untuk terlibat dalam diskusi mendalam dan sesi praktis untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang penyakit paru kronis.

    Prestasi Luar Biasa dari Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM

    Selama KONKER PDPI ini, Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM (Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat) tampil gemilang dan membawa pulang sejumlah prestasi yang mengesankan. Dr. dr. Mohamad Isa, Sp.P(K), FISR, FAPSR, salah satu anggota tim FK ULM, menerima penghargaan atas dedikasinya yang luar biasa dalam bidang pendidikan dokter spesialis paru dan kontribusinya yang signifikan untuk kemajuan ilmu penyakit paru dan kedokteran respirasi di Indonesia. Penghargaan ini mengakui peran pentingnya dalam mengembangkan dan memajukan bidang ini di tingkat nasional.

    Universitas Lambung Mangkurat, yang diwakili oleh PDPI Cabang Kalimantan Selatan, berhasil meraih posisi ketiga dalam Lomba Short Movie, menunjukkan kreativitas dan dedikasi mereka dalam menyampaikan pesan-pesan penting tentang kesehatan paru-paru melalui media yang menarik.

    Selain itu, dr. Ramanda Cahya Umbarra dari FK ULM meraih Juara 1 dalam Lomba Fotografi, sementara dr. Dewita Rahmantisa Putri mendapatkan Juara Harapan 1 dalam kategori yang sama. Karya fotografi mereka berhasil menggambarkan isu-isu penting seputar penyakit paru dan kedokteran respirasi dengan luar biasa.

    dr. Ramanda Cahya Umbarra juga meraih Juara 2 untuk poster terbaik, menunjukkan kualitas penelitian dan presentasi yang luar biasa dari tim FK ULM.

    Prestasi-prestasi ini adalah bukti nyata komitmen dan dedikasi dari Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM dalam mendukung pengembangan ilmu penyakit paru dan kedokteran respirasi di Indonesia.

    Malam Budaya dan Harmoni

    Selain kegiatan ilmiah dan kompetisi, konferensi ini juga menampilkan sisi budaya yang kaya dari Lampung melalui Malam Budaya dan Harmoni. Acara ini menjadi momen yang sangat berharga bagi para peserta untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, dan memperkuat kerjasama dalam lingkungan yang santai dan penuh semangat.

    Kegiatan ini berhasil menciptakan ikatan yang kuat di antara para profesional kesehatan paru-paru dan peneliti, dan meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya kerjasama internasional dalam memajukan ilmu paru dan respirasi.

    KONKER PDPI 2023: Work Conference XVII Indonesian Society of Respirology telah menjadi wadah yang sangat berharga bagi para profesional kesehatan paru-paru di Indonesia dan seluruh dunia untuk berbagi pengetahuan, memperkuat kolaborasi, dan menginspirasi perubahan positif dalam bidang penyakit paru dan kedokteran respirasi. Prestasi luar biasa dari Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK ULM adalah bukti nyata komitmen mereka dalam memajukan ilmu paru-paru di Indonesia. (mnr/ihn).

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor
    Tanggal Penulisan  : 5 Oktober 2023

  • Inovasi Pelayanan Publik 2023: Departemen Pulmonologi Hadirkan Solusi Kesehatan Terobosan

    Inovasi Pelayanan Publik 2023: Departemen Pulmonologi Hadirkan Solusi Kesehatan Terobosan

    Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id – Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin telah berhasil mempresentasikan inovasi cemerlang mereka dalam kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023 Antar Unit/Bidang. Acara ini berlangsung pada tanggal 25 September 2023 di aula lantai 8 Gedung Ulin Tower RSUD Ulin Banjarmasin.

    Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023, yang diselenggarakan oleh RSUD Ulin Banjarmasin, menarik perhatian dengan peserta-peserta berbakat dari berbagai bidang dan unit. Ketentuan kompetisi ini mengharuskan pengumpulan proposal inovasi paling lambat pada tanggal 20 Juli 2023 ke Bidang Diklat RSUD Ulin Banjarmasin.

    Dalam acara yang penuh semangat ini, dua kelompok dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi berhasil mempresentasikan solusi inovatif mereka yang berpotensi mengubah paradigma pelayanan kesehatan di Kota Banjarmasin dan sekitarnya.

    Kelompok Pertama: LAMANG ULIN (Lung cAncer MANaGement)

    Kelompok Pertama mempresentasikan inovasinya

    Kelompok pertama memperkenalkan inovasi mereka dengan judul “LAMANG ULIN (Lung cAncer MANaGement)”. Melihat bahwa jumlah penderita kanker paru-paru di Indonesia mencapai 8.8%, dan RSUD Ulin Banjarmasin sebagai pusat rujukan utama untuk kanker di Kalimantan Selatan dengan jumlah pasien baru mencapai 150-200 pasien tiap tahun, oleh karenanya hal ini memerlukan pemantauan terapi yang lebih efektif bagi pasien. Pasien juga mengeluhkan lamanya antrian saat menunggu pelayanan di poli onkologi toraks.

    Latar Belakang

    Kanker paru-paru merupakan masalah serius di Indonesia dengan tingkat prevalensi mencapai 8.8%. RSUD Ulin Banjarmasin berperan sebagai pusat rujukan utama kanker di Kalimantan Selatan, menghadapi tantangan besar dengan jumlah pasien baru mencapai 150-200 pasien setiap tahun. Salah satu masalah yang dihadapi adalah lamanya waktu yang dibutuhkan oleh pasien untuk kontrol di RSUD Ulin, yang menyulitkan pemantauan terapi yang tepat.

    Inovator yang Terlibat

    • dr. Haryati, Sp.P(K). Onk, FISR, FAPSR
    • dr. Erna Kusumawardhani, Sp.P(K). Onk, FISR
    • dr. Dewita Rahmantisa Putri
    • dr. Elok Hikmatun Nikmah

    Inovasi yang ditawarkan dari LAMANG ULIN adalah:

    1. Lung Care Konsultasi Online: Memberikan pasien akses ke informasi tepat tentang tatalaksana dan perkembangan penyakit paru-paru tanpa harus pergi ke rumah sakit. Pasien dapat menghubungi nomor khusus layanan konsultasi yang dibagikan kepada pasien onkologi toraks.
    2. Pojok Berhenti Merokok: Melakukan edukasi dan advokasi tentang bahaya merokok, mengurangi paparan rokok untuk menghindari progresivitas penyakit kanker paru, dan membantu pasien onkologi toraks untuk berhenti merokok. Layanan ini akan selalu ditawarkan kepada pasien onkologi toraks yang merokok. dengan nomor hotline: 0811- 5165-656.
    3. L-web: Mempermudah pasien saat kontrol dengan cara tidak perlu membawa hasil pemeriksaan dari awal, mempermudah dokter dalam pemantauan perkembangan penyakit pasien, serta menjadi sarana penelitian yang akan digunakan untuk kemajuan penelitian RSUD Ulin.

    Kelompok Kedua: Modifikasi Pengawasan Minum Obat dengan TAKTIS (Telekonferensi Atasi TuberKulosIS)

    Kelompok Kedua mempresentasikan inovasinya

    Kelompok kedua menghadirkan inovasi dengan judul “Modifikasi Pengawasan Minum Obat dengan TAKTIS (Telekonferensi Atasi TuberKulosIS) Sebagai Upaya Mencegah Resistensi dan Eradikasi Tuberkulosis (TB)”. Mereka merespons fakta bahwa Indonesia adalah negara dengan beban TB tertinggi kedua di dunia dan Kota Banjarmasin memiliki kasus terbanyak, yaitu 37% dari total kasus di Provinsi Kalimantan Selatan. Meningkatnya kasus resistensi obat menjadi tantangan serius, dan kelompok ini mencari cara untuk meningkatkan kepatuhan minum obat, mengurangi beban pengobatan TB resisten, serta mengatasi kesulitan yang timbul akibat tingkat pendidikan dan ekonomi pada pasien dan keluarga.

    Latar Belakang

    Tuberkulosis (TB) tetap menjadi ancaman serius di Indonesia, dengan 1,6 juta kematian yang disebabkan oleh penyakit ini. Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara dengan beban TB tertinggi di dunia, dan Kota Banjarmasin memiliki kasus terbanyak, yaitu 9278 kasus (37%) dari total kasus di Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah peningkatan kasus resistensi obat TB, yang membutuhkan pengawasan minum obat yang lebih ketat. Tingkat pendidikan dan ekonomi yang rendah pada beberapa pasien dan keluarga mereka juga menjadi hambatan dalam pengelolaan TB.

    Inovator yang Terlibat

    • Dr. dr. Mohamad Isa, Sp.P(K), FISR, FAPSR
    • dr. Ira Nurrasyidah, Sp.P(K), FAPSR, FISR
    • dr. Fidya Rahmadhany Arganita

    Inovasi yang ditawarkan dari TAKTIS adalah:

    1. Pengawasan Minum Obat melalui WhatsApp: Petugas TB di RSUD Ulin menerima laporan melalui pesan WhatsApp berupa foto minum obat, tanggal, dan jam minum obat.
    2. Pemberian Reward Pengobatan: Pasien yang patuh dalam minum obat diberikan reward berupa poin. Poin ini dapat diakumulasi dalam satu bulan dan ditukarkan dengan reward uang tunai atau elektronik.
    3. Validasi Data: Data pelaporan diverifikasi oleh petugas melalui aplikasi Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB).

    Inovasi yang dibawakan oleh kedua kelompok ini telah membuka jalan untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik dan efektif di RSUD Ulin Banjarmasin. Semangat inovatif yang ditunjukkan oleh tim medis ini patut diacungi jempol, dan harapan kita adalah inovasi-inovasi tersebut dapat segera diterapkan untuk kebaikan seluruh masyarakat. Era baru dalam kesehatan telah tiba di Kota Banjarmasin!(mnr/ihn).

    Nama Penulis          : Muhammad Naufal Rusman A.md.Kom
    Program Studi         : Pulmonologi
    Nama Editor           : Ihya Hazairin Noor
    Tanggal Penulisan    : 27 September 2023