Banjarmasin, ppds.pulmo.ulm.ac.id – Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin telah berhasil mempresentasikan inovasi cemerlang mereka dalam kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023 Antar Unit/Bidang. Acara ini berlangsung pada tanggal 25 September 2023 di aula lantai 8 Gedung Ulin Tower RSUD Ulin Banjarmasin.
Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023, yang diselenggarakan oleh RSUD Ulin Banjarmasin, menarik perhatian dengan peserta-peserta berbakat dari berbagai bidang dan unit. Ketentuan kompetisi ini mengharuskan pengumpulan proposal inovasi paling lambat pada tanggal 20 Juli 2023 ke Bidang Diklat RSUD Ulin Banjarmasin.
Dalam acara yang penuh semangat ini, dua kelompok dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi berhasil mempresentasikan solusi inovatif mereka yang berpotensi mengubah paradigma pelayanan kesehatan di Kota Banjarmasin dan sekitarnya.
Kelompok Pertama: LAMANG ULIN (Lung cAncer MANaGement)

Kelompok pertama memperkenalkan inovasi mereka dengan judul “LAMANG ULIN (Lung cAncer MANaGement)”. Melihat bahwa jumlah penderita kanker paru-paru di Indonesia mencapai 8.8%, dan RSUD Ulin Banjarmasin sebagai pusat rujukan utama untuk kanker di Kalimantan Selatan dengan jumlah pasien baru mencapai 150-200 pasien tiap tahun, oleh karenanya hal ini memerlukan pemantauan terapi yang lebih efektif bagi pasien. Pasien juga mengeluhkan lamanya antrian saat menunggu pelayanan di poli onkologi toraks.
Latar Belakang
Kanker paru-paru merupakan masalah serius di Indonesia dengan tingkat prevalensi mencapai 8.8%. RSUD Ulin Banjarmasin berperan sebagai pusat rujukan utama kanker di Kalimantan Selatan, menghadapi tantangan besar dengan jumlah pasien baru mencapai 150-200 pasien setiap tahun. Salah satu masalah yang dihadapi adalah lamanya waktu yang dibutuhkan oleh pasien untuk kontrol di RSUD Ulin, yang menyulitkan pemantauan terapi yang tepat.
Inovator yang Terlibat
- dr. Haryati, Sp.P(K). Onk, FISR, FAPSR
- dr. Erna Kusumawardhani, Sp.P(K). Onk, FISR
- dr. Dewita Rahmantisa Putri
- dr. Elok Hikmatun Nikmah
Inovasi yang ditawarkan dari LAMANG ULIN adalah:
- Lung Care Konsultasi Online: Memberikan pasien akses ke informasi tepat tentang tatalaksana dan perkembangan penyakit paru-paru tanpa harus pergi ke rumah sakit. Pasien dapat menghubungi nomor khusus layanan konsultasi yang dibagikan kepada pasien onkologi toraks.
- Pojok Berhenti Merokok: Melakukan edukasi dan advokasi tentang bahaya merokok, mengurangi paparan rokok untuk menghindari progresivitas penyakit kanker paru, dan membantu pasien onkologi toraks untuk berhenti merokok. Layanan ini akan selalu ditawarkan kepada pasien onkologi toraks yang merokok. dengan nomor hotline: 0811- 5165-656.
- L-web: Mempermudah pasien saat kontrol dengan cara tidak perlu membawa hasil pemeriksaan dari awal, mempermudah dokter dalam pemantauan perkembangan penyakit pasien, serta menjadi sarana penelitian yang akan digunakan untuk kemajuan penelitian RSUD Ulin.
Kelompok Kedua: Modifikasi Pengawasan Minum Obat dengan TAKTIS (Telekonferensi Atasi TuberKulosIS)

Kelompok kedua menghadirkan inovasi dengan judul “Modifikasi Pengawasan Minum Obat dengan TAKTIS (Telekonferensi Atasi TuberKulosIS) Sebagai Upaya Mencegah Resistensi dan Eradikasi Tuberkulosis (TB)”. Mereka merespons fakta bahwa Indonesia adalah negara dengan beban TB tertinggi kedua di dunia dan Kota Banjarmasin memiliki kasus terbanyak, yaitu 37% dari total kasus di Provinsi Kalimantan Selatan. Meningkatnya kasus resistensi obat menjadi tantangan serius, dan kelompok ini mencari cara untuk meningkatkan kepatuhan minum obat, mengurangi beban pengobatan TB resisten, serta mengatasi kesulitan yang timbul akibat tingkat pendidikan dan ekonomi pada pasien dan keluarga.
Latar Belakang
Tuberkulosis (TB) tetap menjadi ancaman serius di Indonesia, dengan 1,6 juta kematian yang disebabkan oleh penyakit ini. Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara dengan beban TB tertinggi di dunia, dan Kota Banjarmasin memiliki kasus terbanyak, yaitu 9278 kasus (37%) dari total kasus di Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah peningkatan kasus resistensi obat TB, yang membutuhkan pengawasan minum obat yang lebih ketat. Tingkat pendidikan dan ekonomi yang rendah pada beberapa pasien dan keluarga mereka juga menjadi hambatan dalam pengelolaan TB.
Inovator yang Terlibat
- Dr. dr. Mohamad Isa, Sp.P(K), FISR, FAPSR
- dr. Ira Nurrasyidah, Sp.P(K), FAPSR, FISR
- dr. Fidya Rahmadhany Arganita
Inovasi yang ditawarkan dari TAKTIS adalah:
- Pengawasan Minum Obat melalui WhatsApp: Petugas TB di RSUD Ulin menerima laporan melalui pesan WhatsApp berupa foto minum obat, tanggal, dan jam minum obat.
- Pemberian Reward Pengobatan: Pasien yang patuh dalam minum obat diberikan reward berupa poin. Poin ini dapat diakumulasi dalam satu bulan dan ditukarkan dengan reward uang tunai atau elektronik.
- Validasi Data: Data pelaporan diverifikasi oleh petugas melalui aplikasi Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB).
Inovasi yang dibawakan oleh kedua kelompok ini telah membuka jalan untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik dan efektif di RSUD Ulin Banjarmasin. Semangat inovatif yang ditunjukkan oleh tim medis ini patut diacungi jempol, dan harapan kita adalah inovasi-inovasi tersebut dapat segera diterapkan untuk kebaikan seluruh masyarakat. Era baru dalam kesehatan telah tiba di Kota Banjarmasin!(mnr/ihn).
Nama Penulis : Muhammad Naufal Rusman A.md.Kom
Program Studi : Pulmonologi
Nama Editor : Ihya Hazairin Noor
Tanggal Penulisan : 27 September 2023




